Bisnis.com, MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) memfasilitasi mudik gratis bagi masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan rute Makassar-Palopo dan Makassar-Sorowako.
Bukan hanya menuju kampung halaman, para pemudik nantinya juga akan difasilitasi untuk balik lagi ke Makassar yang direncanakan pada 27 Maret 2026.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM Tubagus Patrick mengatakan pihaknya telah melakukan pelepasan keberangkatan 360 peserta program mudik gratis 2026 di Pelabuhan Makassar pada Senin (16/3/2026).
Ada 12 armada bus yang disiapkan, di antaranya 10 bus untuk melayani rute menuju Kota Palopo, sementara 2 bus lainnya melayani rute menuju Sorowako, Luwu Timur.
Semua armada tersebut akan berangkat lagi menuju Makassar setelah perayaan Hari Raya Idulfitri dengan peserta yang sama.
"Para pemudik dijadwalkan akan dijemput kembali dari Sorowako dan Palopo untuk menuju Makassar pada 27 Maret 2026 mendatang," ucap Tubagus Patrick di Makassar, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga
- Pelindo Petikemas Lepas 4.000 Pemudik Menggunakan Bus ke Berbagai Tujuan
- Pelindo Multi Terminal Lembar Fasilitasi 310 Orang Mudik Gratis ke Pulau Jawa
- Pelindo Proyeksikan Jumlah Pemudik Melalui Pelabuhan Benoa Menurun
Dia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari mudik bersama Pelindo Group yang diselenggarakan serentak di empat lokasi, yakni Jakarta, Medan, Surabaya, dan Makassar.
Pemilihan rute Palopo dan Sorowako sendiri didasarkan pada hasil evaluasi dan survei minat masyarakat. Pihak Pelindo mencatat bahwa rute menuju wilayah tersebut selalu terisi penuh dibandingkan rute lain yang pernah diujicobakan sebelumnya.
Selain itu, faktor jarak tempuh Sorowako yang merupakan salah satu titik terjauh di Sulawesi Selatan menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam memberikan bantuan transportasi.
"Tahun sebelumnya kita adakan rute ke Bulukumba juga, tapi peminatnya sedikit. Kalau melihat survei kita, masyarakat lebih membutuhkan transportasi gratis untuk jarak yang jauh," jelas Tubagus Patrick.
Antusiasme masyarakat pada tahun ini, dikatakannya, sangat tinggi, terlihat dari kuota peserta yang langsung terpenuhi dalam waktu singkat setelah pendaftaran dibuka beberapa waktu lalu.
Melihat hal tersebut, pihaknya pun bakal membuka peluang untuk menambah kapasitas armada pada tahun-tahun mendatang.
"Untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, setiap peserta dibekali dengan paket fasilitas berupa kaos, obat-obatan, makanan ringan, hingga bantal leher untuk beristirahat di dalam bus," papar Tubagus.





