Airport Lounge Jadi Tempat Asuransi Gaet Nasabah Premium

medcom.id
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Fasilitas airport lounge kini semakin menegaskan perubahan arah industri asuransi, dari sekadar penyedia perlindungan menjadi penyedia pengalaman gaya hidup.
 
Bagi segmen affluent dan high-net-worth individual (HNW), kebutuhan layanan telah berkembang jauh melampaui proteksi finansial. 
 
Aktivitas yang padat dan mobilitas tinggi, baik untuk urusan bisnis maupun perjalanan pribadi, menuntut kenyamanan ekstra di setiap titik perjalanan. Airport lounge pun menjadi solusi yang semakin relevan.
 
Baca juga: Pentingnya Perlindungan Perjalanan saat Mudik Lebaran

Segmen affluent dikenal memiliki mobilitas tinggi, sering bepergian baik di dalam negeri maupun internasional untuk keperluan liburan maupun bisnis, sehingga kebutuhan mereka tidak hanya terbatas pada perlindungan finansial, tetapi juga layanan yang mendukung gaya hidup.  

Data Badan Pusat Statistik mencatat kenaikan 9,56% perjalanan internasional pada November 2025 menjadi 794.733 perjalanan. Di Indonesia, fasilitas ini dapat dinikmati di sejumlah bandara utama seperti Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, dan Bandara Internasional Kualanamu.
 
Kehadiran lounge memberikan pengalaman menunggu penerbangan yang lebih nyaman, dengan fasilitas seperti makanan dan minuman, koneksi internet, ruang istirahat, hingga shower.
Namun, nilai utamanya tidak hanya pada fasilitas fisik. Lounge juga menawarkan efisiensi, privasi, dan suasana kondusif hal-hal yang krusial bagi nasabah premium yang tetap ingin produktif atau beristirahat dengan optimal sebelum penerbangan.
 
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen, menegaskan kenyamanan nasabah menjadi prioritas dalam strategi layanan perusahaan. 
Menurutnya, kehadiran airport lounge adalah bagian dari upaya menghadirkan pengalaman premium yang selaras dengan kebutuhan nasabah dengan mobilitas tinggi.
 
“Melalui Prestige Benefit Airport Lounge ini, kami ingin memberikan kenyamanan tambahan bagi Nasabah yang memiliki mobilitas tinggi dan kebutuhan perjalanan yang dinamis. Prudential Indonesia berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman kelas dunia melalui berbagai layanan premium bagi Nasabah Prestige by Prudential, sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan Nasabah yang telah mempercayakan perlindungan finansial mereka kepada kami.” tegas dia.
 
Program Prestige by Prudential sendiri telah diperkenalkan sejak 2021 sebagai layanan eksklusif yang menyasar segmen atas.  Dengan kriteria tertentu, seperti premi tahunan minimal Rp500 juta atau nilai pertanggungan mencapai Rp10 miliar, nasabah mendapatkan akses ke berbagai layanan prioritas, mulai dari medical check-up hingga fasilitas VIP di rumah sakit.
 
Kehadiran airport lounge melengkapi rangkaian benefit tersebut. Nasabah juga memperoleh akses ke pelayanan kesehatan prioritas, jalur khusus di rumah sakit rekanan, hingga berbagai program loyalitas dan hadiah eksklusif.
 
Menariknya, akses lounge ini terhubung dengan sistem poin, sehingga penggunaannya lebih praktis. Nasabah hanya perlu menukarkan poin yang dimiliki untuk menikmati layanan tanpa prosedur yang kompleks.
 
Di tengah persaingan industri asuransi yang semakin ketat, pendekatan berbasis pengalaman seperti ini menjadi pembeda yang signifikan. Produk asuransi mungkin menawarkan manfaat dasar yang serupa, tetapi layanan tambahan seperti airport lounge mampu meningkatkan daya tarik sekaligus loyalitas nasabah.
 
Dengan tren perjalanan yang terus meningkat, fasilitas seperti ini bukan lagi sekadar pelengkap. Airport lounge telah menjadi bagian dari kebutuhan gaya hidup modern dan bagi industri asuransi, ini adalah pintu masuk untuk membangun hubungan yang lebih dalam dengan nasabah premium. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Libur Lebaran di Jakarta? Ini 10 Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Cerita Pemudik Asal Depok Terjebak Macet Panjang di Jalan Tol Japek saat Menuju Bandung
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Puncak Arus Mudik 2026: Lebih dari 270 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek pada H-3 Lebaran
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Michael Bambang Hartono Meninggal, Ini Sumber Kekayaan dan Perjalanan Bisnisnya
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Jasa Marga Catat 1,4 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Mayoritas Mudik ke Jawa dan Bandung
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.