Puncak Arus Mudik, Jumlah Penerbangan di Bandara Soetta Tumbuh 4,1%

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Bandara Internasional Soekarno–Hatta (Soetta), Tangerang, melayani hingga 191.173 orang penumpang dan 1.229 penerbangan pada puncak arus mudik, Rabu (18/3/2026). 

Berdasarkan data dari Humas Bandara Soetta yang diterima Bisnis, jumlah penumpang pesawat di bandara tersebut meningkat 4,4% dari periode yang sama pada 2025 yakni 193.141 orang. Tingkat pemulihan atau recovery rate-nya mencapai 138,1%. 

Di sisi lain, jumlah penerbangan yang dilayani juga meningkat yaitu 4,1% dari 1.181 penerbangan pada 2025 ke 1.229 penerbangan tahun ini. 

Meski demikian, penerbangan kargo justru melandai. Pada puncak arus mudik tahun ini, kargo yang dilayani oleh Bandara Soetta hanya 1.620,5 ton atau turun 17,1% dari periode yang sama tahun lalu yakni 1.954,8 ton. 

Adapun secara kumulatif, jumlah penumpang yang dilayani Bandara Soetta selama arus mudik dari 13 sampai dengan 18 Maret mencapai 1,06 juta orang. Jumlah itu tumbuh 9,9% dari 2025 yaitu 968.007 penumpang. 

Perinciannya, penumpang domestik sebanyak 797.651 orang sedangkan internasional yakni 266.571 orang. 

Baca Juga

  • Penerbangan oleh Maskapai Asing Mulai Pulih dari Dampak Krisis di Timur Tengah
  • Trafik Penerbangan Diproyeksi Naik 4,5% saat Lebaran, AirNav Waspadai Gangguan Operasional
  • InJourney Airports: Seluruh Bandara API Siap Layani Penerbangan Internasional

Jumlah penerbangan yang dilayani secara kumulatif yakni 7.051 kali penerbangan, yang meliputi 5.424 penerbangan domestik dan 1.627 penerbangan. Secara keseluruhan, jumlah penerbangan itu tumbuh 6,1% dari 2025 yakni 6.644. 

Untuk diketahui, Bandara Soetta adalah satu dari 37 bandara yang dikelola oleh BUMN PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports. Pada puncak arus mudik, Rabu (18/3/2026), keseluruhan bandara melayani 570.959 penumpang. 

Bandara Soetta merupakan bandara tersibuk dan terpadat. Pergerakan pada puncak arus mudik di 37 bandara itu merupakan yang tertinggi selama 13-18 Maret 2026. 

Sementara itu, pergerakan pesawat pada puncak arus mudik ini sebanyak 4.043 penerbangan. 

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan kelancaran ini didukung perencanaan operasi dan pelayanan yang matang di seluruh bandara, baik dari sisi fasilitas, Sumber Daya Manusia termasuk Prosedur.

“Rencana operasi yang matang serta dukungan dari stakeholders, termasuk dukungan pengamanan dari BKO TNI - Polri dengan 578 personel,  memungkinkan seluruh bandara InJourney Airports dapat mengantisipasi peningkatan trafik penerbangan dan jumlah penumpang pesawat pada puncak arus mudik. Kesiapan secara Prediktif menjadi kunci kelancaran puncak arus mudik," ujarnya melalui siaran pers, Kamis (19/3/2026).

Secara kumulatif, selama periode angkutan lebaran pada 13–18 Maret 2026 (H-7 hingga H-2), jumlah penumpang pesawat pada 37 bandara mencapai 3,15 juta penumpang. 

Angka ini meningkat 7% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 yang tercatat 2,94 juta penumpang. 

Jumlah pergerakan pesawat juga meningkat 7% menjadi 23.269 penerbangan dari tahun sebelumnya 21.748 penerbangan. 

Kelancaran juga didukung dengan adanya penerbangan tambahan (extra flight) yang dioperasikan maskapai dengan jumlah mencapai lebih dari 1.136 extra flight pada 13–17 Maret 2026. 

Lebih lanjut, Pahlevi mengungkapkan bahwa capaian ini juga melampaui kinerja sebelum pandemi Covid-19. Jumlah penumpang pada H-7 hingga H-2 ini tercatat lebih tinggi sekitar 5% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jet Tempur Siluman Canggih AS Mendarat Darurat Diduga Kena Tembakan Pertahanan Iran
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Shalat Id di bekas galodo, warga Agam bangkit dari duka
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ujian Akuntabilitas dan Transparansi Hukum Militer
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tak Hanya Indonesia, Ini Daftar Negara yang Rayakan Idul Fitri Hari Sabtu 21 Maret 2026
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Presiden Prabowo Panggil Menteri Bahas Efisiensi Anggaran dan Kondisi APBN di Istana
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.