Serangan Militer Israel Tewaskan Pejabat Keamanan Tertinggi Iran Ali Larijani

erabaru.net
12 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Kepemimpinan Iran kembali mengalami pukulan besar. Pada Selasa (17 Maret), pihak Israel mengkonfirmasi telah menewaskan pejabat keamanan nasional Iran, Ali Larijani.

Larijani dianggap sebagai “pemimpin de facto” rezim Iran. Ia  disebut-sebut secara langsung memimpin penindasan berdarah terhadap para demonstran. Selain itu, komandan milisi Basij juga dilaporkan ikut tewas dalam operasi tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataannya menegaskan bahwa Israel akan terus menghancurkan rezim yang dianggap teroris, dan mengembalikan negara kepada rakyat Iran.

 “Kepalanya dihargai 10 juta dolar. Kami mendapatkannya secara gratis,” ujar Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar. 

Israel menyatakan bahwa selain Larijani, komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani, juga telah tewas.

 “Larijani adalah pemimpin Garda Revolusi—sekelompok preman yang mengendalikan kekuasaan nyata di Iran. Bersama mereka, komandan milisi Basij—para kaki tangan preman ini—menebar teror di jalanan Teheran dan kota-kota lain, mengintimidasi warga sipil,” kata Netanyahu. 

Mantan putra mahkota Iran, Reza Pahlavi, juga menyatakan bahwa Larijani dan lainnya “telah menerima akibat yang pantas”, serta menyerukan sisa kekuatan rezim untuk berbalik arah.

Selama bertahun-tahun, Larijani dianggap sebagai salah satu tokoh paling senior dan berpengaruh dalam rezim Iran, serta merupakan orang kepercayaan dekat mantan pemimpin Ali Khamenei.

Dalam gelombang protes terhadap rezim Iran baru-baru ini, Larijani disebut memimpin langsung tindakan keras berdarah terhadap para demonstran.

Sementara itu, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad diserang rudal pada Selasa dini hari. Ledakan menyebabkan api dan asap tebal membumbung dari gedung tersebut.

Rekaman saksi menunjukkan beberapa drone terbang di udara sebelum gedung kedutaan terkena bahan peledak. Sumber keamanan Irak kepada Reuters menyebutkan bahwa ini merupakan serangan dengan intensitas tertinggi, dengan setidaknya lima drone digunakan.

Hingga berita ini ditulis, serangan masih berlanjut. Setidaknya tiga drone bermuatan bahan peledak juga menyerang fasilitas diplomatik AS di dekat Bandara Internasional Baghdad, memicu sistem pertahanan udara. Namun, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan yang dapat dikonfirmasi.

Di bawah tekanan serangan gabungan AS dan Israel, rezim Iran terus mengalami kemunduran. Namun, menurut laporan Reuters, seorang pejabat tinggi Iran menyatakan pada Selasa bahwa pemimpin baru, Mojtaba Khamenei, telah menolak usulan de-eskalasi yang disampaikan melalui pihak ketiga.

Tidak diketahui apakah Mojtaba menghadiri pertemuan tersebut secara langsung atau melalui sambungan jarak jauh.

Reporter NTD Television, Wang Ziyi, melaporkan dari Amerika Serikat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Istana Merdeka 2 Jam Lebih
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Intelektual Muda sebut pertemuan Prabowo-Megawati panggilan persatuan
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Lonjakan Pemudik Jadi Berkah bagi Porter di Stasiun Gambir
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
RI Terancam Kemarau Panjang, BRIN Sorot Fenomena Godzilla El-Nino
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.