Percepatan Komersialisasi Pipa Gas Cisem 2 Dorong Integrasi Energi dan Daya Saing Industri Nasional

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mendukung optimalisasi dan percepatan komersialisasi pipa transmisi gas bumi ruas Cirebon–Semarang tahap 2 (Cisem 2) guna memperkuat integrasi energi nasional dan meningkatkan daya saing industri.

Integrasi Jaringan Gas Nasional

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan pengoperasian pipa Cisem 2 akan mengintegrasikan jaringan transmisi gas bumi dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga tersambung dengan pipa eksisting di Jawa Barat.

Ia mengungkapkan, "BPH Migas segera menetapkan hak khusus kepada badan usaha yang ditunjuk sebagai operator jaringan pipa," sebagai langkah percepatan operasional jaringan tersebut.

BPH Migas juga menyiapkan penetapan tarif toll fee yang kompetitif guna mendukung usaha pengangkutan gas bumi secara efisien.

Wakil Menteri ESDM Yuliot menyebut proyek ini sebagai langkah penting dalam memperkuat sistem energi nasional.

Ia mengungkapkan, "Adanya jaringan pipa transmisi yang terintegrasi ini akan lebih meningkatkan daya saing ekonomi kita secara keseluruhan. Kita juga merancang untuk peningkatan daya saing industri, terutama untuk kawasan ekonomi dan kawasan ekonomi khusus terutama di Batang,".

Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi

Peningkatan pemanfaatan gas bumi dinilai dapat menekan konsumsi BBM dan LPG, khususnya untuk kebutuhan industri dan sektor komersial.

Peralihan energi ke gas bumi diharapkan meningkatkan efisiensi biaya produksi bagi pelaku industri.

Pipa gas sepanjang 242 kilometer ini dibangun selama 19 bulan sebagai bagian dari program strategis pemerintah untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Yuliot juga mengungkapkan, "Dari sisi potensi untuk gas, Alhamdulillah, kita sudah melaksanakan berbagai kegiatan eksplorasi, juga sumur-sumur produksi dan sebagian besar yang dihasilkan adalah gas. Dengan adanya sumber gas yang ada di kawasan timur Indonesia dan juga dari Andaman dan Natuna, kita integrasikan dalam satu sistem, sistem transmisi gas nasional,".

Integrasi sistem transmisi gas nasional dinilai akan mempermudah pengembangan kawasan industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui pipa.

Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menyatakan seluruh tahapan pengujian pipa telah dilalui termasuk uji kebocoran dengan hasil aman.

Ia mengungkapkan, "Saat ini sudah ada komitmen dari beberapa konsumen yang menyatakan minatnya untuk memanfaatkan gas yang dialirkan melalui ruas pipa Cisem ini seperti Kilang Balongan, Cikarang Listrindo Tbk, Pupuk Kujang, dan beberapa industri lain,".

Infrastruktur pipa Cisem 2 dinyatakan siap menyalurkan gas ke konsumen dan diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam peresmian proyek tersebut, termasuk anggota BPH Migas, Dewan Energi Nasional, serta pemerintah daerah Batang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasih THR ke Keponakan Harus Sama Rata atau Beda Sesuai Umur? Ini Tipsnya!
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447H untuk Orang Tua, Penuh Doa
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Jakarta Pusat 19 Maret 2026, Jelang Akhir Ramadhan
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Hilal tak Tampak, Qatar Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pelaku Teror Penyiraman Air Keras Terungkap, GREAT Institute Memuji Presiden Prabowo
• 18 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.