REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta Whoosh akan aman dan nyaman berkat dukungan sistem keselamatan yang terintegrasi. Dukungan ini termasuk penggunaan 1.773 unit CCTV yang tersebar di berbagai lokasi strategis.
Menurut Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, kamera CCTV tersebut dipasang di stasiun, jalur operasional, depo, hingga di dalam rangkaian kereta. Hal ini memungkinkan pemantauan kondisi operasional secara real-time. Selain itu, jalur Whoosh juga dilengkapi dengan sensor dan sistem peringatan dini.
Sistem keamanan ini terdiri dari 17 sensor angin kencang, delapan sensor hujan, enam sensor benda asing, dan tujuh sistem peringatan dini gempa bumi yang terpasang sepanjang jalur Jakarta–Bandung. KCIC juga mengantisipasi risiko bencana alam seperti sedimentasi, banjir, dan longsor di beberapa titik jalur operasional.
Fasilitas Pendukung Kenyamanan
Untuk kenyamanan penumpang, KCIC menyediakan fasilitas lengkap di stasiun Whoosh, termasuk akses WiFi gratis, layanan porter, konektivitas intermoda, dan ruang tunggu VIP. Fasilitas lainnya meliputi tempat bermain anak, mushala, fasilitas bagi penumpang berkebutuhan khusus, area parkir, dan kursi pijat.
Sebanyak 653.888 tiket tersedia untuk perjalanan selama masa angkutan Lebaran mulai 13–30 Maret 2026, dengan 62 perjalanan per hari. Hingga 16 Maret 2026, sebanyak 133 ribu tiket telah terjual untuk periode ini.