Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Bacaannya

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu anjuran umat Muslim pada hari Idulfitri adalah melaksanakan salat id.

Hukum salat ini adalah sunnah muakkadah (sangat  dianjurkan) sejak disyariatkanya pada tahun kedua hijriah. Rasulullah selalu melaksanakannya hingga beliau wafat dan dilanjutkan oleh umatnya sampai sekarang.
 
Secara umum syarat dan rukun salat Idul Fitri sama sebagaimana shalat fardhu lima waktu. Hanya, ada beberapa tambahan tekins yang sifatnya sunnah. Waktu salat dimulai sejak matahari terbit sampai masuk waktu salat dhuhur. 

Salat Idul Fitri disunnahkan memperlambatnya, hal ini untuk memberi kesempatan mereka yang belum berzakat fitrah.

Berikut adalah tata cara salat Idulfitri sebagaimana pernah dipublikasikan NU Online 

1. Pertama adalah niat salat Idulfitri di dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram (membaca Allâhu akbar), dan disunnahkan untuk melafalkan niat sebelumnya. Berikut lafal niatnya,

 أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى 

Baca Juga

  • Daftar Lengkap Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Seluruh Indonesia, Besok 20 Maret 2026
  • Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Yogyakarta Besok 20 Maret 2026
  • Daftar Lokasi Salat Idulfitri 2026 Muhammadiyah 2026 di Jakarta, Besok 20 Maret

 Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ 

 Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.” 
 
 2. Membaca doa ifititah, kemudian disunnahkan untuk tabir sebanyak tujuh kali. Di sela-sela tiap takbir dianjurkan untuk membaca lafal berikut,

 اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا 

 Allâhu akbar kabîran, wal ḫamdulillâhi katsîran, wa subḫânallâhi bukratan wa ashîla

 Artinya: “Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang.” 

 Atau bisa juga lafal ini, 

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ 

 Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar

 Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.” 

 3. Membaca surat Al-Fatihah. Setelah itu disunnahkan untuk membaca surat Al-A’la, lalu dilanjut ke ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa. 

 4. Setelah takbir untuk berdiri rakaat kedua, disunnahkan untuk takbir sebanyak lima kali seperti takbir pada rakaat pertama. Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan dianjurkan membaca surat Al-Ghasiyah. Lalu lanjut ke ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam. 

 5. Selesai salam, jamaah dianjurkan untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan khatib terlebih dulu, jangan dulu beranjak dari tempat. 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Aceh Wajib Tahu! Sebanyak 50 Lokasi telah Ditetapkan Muhammadiyah jadi tempat Ibadah Shalat Id
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Korlantas Polri Siap Amankan Takbiran dan Salat Id
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tok! Pemerintah Tetapkan Hari Raya IdulFitri 1447 H pada Sabtu (21/3)
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Jokowi Bertolak ke Jakarta, Rayakan Lebaran Bersama Keluarga
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Bank Mandiri Pastikan Livin’ by Mandiri Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri 1447 H
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.