Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Pasaman Barat
Kebakaran melanda kawasan pertokoan di Jorong Simpang Empat, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kamis, 19 Maret 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB tersebut menghanguskan empat unit bangunan semi permanen di pusat keramaian.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, melalui Kapolsek Pasaman, AKP Zulfikar, mengonfirmasi bahwa api menyebar dengan sangat cepat.
"Api diduga berasal dari salah satu bangunan konter telepon seluler. Hanya dalam waktu 10 menit, api menjalar ke bangunan di sekitarnya," ujar AKP Zulfikar.
Merespons laporan warga, pihak kepolisian langsung menerjunkan unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polres Pasaman Barat untuk membantu dua unit mobil pemadam kebakaran dari Posko Simpang Empat dan Kinali.
Personel gabungan dari Polri, TNI, petugas Damkar, serta warga setempat bahu-membahu melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut.
Setelah upaya intensif selama satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ekonomi diperkirakan cukup signifikan.
Berdasarkan data kepolisian, bangunan ruko semi-permanen tersebut diketahui milik Wahyuna (59). Adapun para penyewa usaha yang terdampak adalah Indah (40), Ika (38), dan Fitri Maharani (28).
Untuk total kerugian bangunan ditaksir mencapai Rp150 juta, sementara kerugian materi sekitar Rp137 juta. Mengenai pemicu kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman di lapangan.
"Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Namun, untuk memastikan penyebab pastinya, kami masih menunggu hasil olah TKP dari tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Pasaman Barat," ujar AKP Zulfikar.
Editor: Redaksi TVRINews




