Trump: Amerika Serikat Tak Akan Kirim Pasukan ke Iran

wartaekonomi.co.id
8 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya tidak berencana mengirim pasukan darat ke Iran dan Timur Tengah. Hal ini menyusul perang kedua negara yang terus berlanjut dan memasuki pekan keempat.

“Saya tidak mengirim pasukan ke mana pun,” ujar Trump, dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Soal Perang Iran, Amerika Serikat: Tujuan Kami Berbeda dengan Israel

“Jika pun saya melakukannya, tentu saya tidak akan memberi tahu. Tapi saat ini tidak ada pengerahan pasukan," tambahnya.

Strategi militernya saat ini masih menghindari keterlibatan langsung melalui pasukan darat, meski operasi militer terus berlangsung terhadap Iran. Trump juga mengatakan bahwa pihaknya tetap membuka kemungkinan langkah lain.

“Kami akan melakukan apa pun yang diperlukan,” kata Trump.

Sebelumnya, muncul laporan bahwa sang presiden mempertimbangkan pengerahan ribuan tentara untuk memperkuat operasi di kawasan. Namun, pernyataan terbaru ini menunjukkan belum ada keputusan final terkait opsi tersebut.

Sejak konflik dimulai, sedikitnya 13 tentara AS dilaporkan tewas akibat serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer Amerika di kawasan. Kondisi ini meningkatkan tekanan terhadap pemerintah AS dalam menentukan langkah lanjutan.

Trump juga menyinggung kebutuhan tambahan anggaran di tengah konflik yang semakin kompleks. Ia menyebut dana tambahan diperlukan untuk banyak alasan, tanpa merinci lebih lanjut.

Sebelumnya, United States Central Command menyatakan 180 prajurit mengalami luka ringan dan telah kembali bertugas setelah mendapatkan perawatan. 13 tentara lainnya dilaporkan tewas sejak pihaknya meluncurkan serangan udara terhadap Iran. 

Baca Juga: Israel: Amerika Serikat Ikut Koordinasi Serangan Ladang Gas Iran

Jumlah korban ini bertambah jika dibandingkan dengan pekan lalu. 150 tentara sebelumnya dilaporkan menjadi korban perang dengan Iran. Hal tersebut menunjukkan meningkatnya risiko dari serangan balasan yang dilancarkan oleh Teheran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komnas HAM: TNI Tak Boleh Kebal Hukum dalam Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bantah Selingkuh! Cindy Rizap Buka Suara soal Hubungan dengan Suami Maissy, Akui Pernah Diancam Dibunuh
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Mirip Indonesia 90-an, Potret Mudik Lebaran Ekstrem di Bangladesh
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Zakat Fitrah, Stabilisasi Konsumsi di Tengah Lonjakan Harga Lebaran
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Purbaya Sebut Kemenkeu Tak Akan Lakukan Open House Lebaran: Irit-Irit
• 36 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.