Jemaah Muhammadiyah Mulai Padati Lokasi Salat Id di Kramat Jati

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah umat Muhammadiyah mulai mendatangi titik-titik pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, pada Jumat (20/3/2026).

Salah satunya di Masjid Baitur Rahmah, Jalan Dewi Sartika, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Dari pantauan pantauan Kompas.com, jemaah yang hendak melaksanakan shalat Id melantunkan takbir sejak turun dari kendaraan.

Baca juga: Muhammadiyah Lebaran Hari Ini, Pemerintah Besok

Terlihat pula sejumlah jemaah membawa sajadah hingga mukena dalam tas jinjing.

Petugas juga tampak mengarahkan jemaah yang baru datang untuk menempati saf yang masih kosong terlebih dahulu.

“Untuk saf, mohon diisi terlebih dahulu yang kosong atau di depan,” ujar salah satu petugas melalui pengeras suara.

Selain itu, petugas mengarahkan pintu masuk jemaah laki-laki dan perempuan agar terpisah.

Baca juga: Lokasi Shalat Id Muhammadiyah di Jakarta 20 Maret 2026

Shalat Id di Masjid Baitur Rahmah rencananya akan dipimpin oleh Abdul Aziz, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati.

Sementara itu, situasi lalu lintas di sekitar lokasi terpantau lancar, meski terdapat beberapa kendaraan terparkir di depan Masjid Baitur Rahmah.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3/2026).

Keputusan tersebut sebenarnya telah diumumkan sejak Oktober 2025 melalui maklumat resmi PP Muhammadiyah.

Baca juga: 22 Titik Lokasi Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bekasi 20 Maret 2026

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Penetapan itu didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid. Penentuan awal Syawal 1447 H juga mengacu pada prinsip, syarat, serta parameter Kalender Hijriah Global Tunggal.

Sistem kalender ini merupakan hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah yang digelar di Pekalongan pada 2024.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Cindy Rizap Bantah Rebut Suami Maissy; Nikita Mirzani Sakit
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Satu Anak Meninggal Akibat Ledakan Petasan dalam Rumah di Semarang
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ketahui tanda awal peradangan yang bisa sebabkan penyakit jantung
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Kasus Penyiraman Aktivis, Presiden Prabowo: Usut Sampai Dalangnya
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Waspada Siklon Tropis Narale, BMKG Minta 6 Wilayah Ini Siaga Hujan Lebat 20 Maret 2026
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.