Sudah Pernah Mampir ke Surabaya, Striker Gacor Australia Ini Siap Jadi Tandem Ole Romeny di Timnas Indonesia

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Nama Luke Vickery mulai mencuri perhatian dalam perbincangan seputar calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Penyerang muda berusia 20 tahun itu disebut-sebut menjadi salah satu target serius PSSI untuk memperkuat lini depan Skuad Garuda.

Minimnya opsi striker yang benar-benar matang di level senior membuat federasi bergerak cepat mencari tambahan tenaga dari diaspora.

Selama ini, lini serang Indonesia masih sangat bergantung pada Ole Romeny, baik di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Waduh, Ole Romeny Dicuekin di Oxford United Nasib Ole Romeny di Tangan John Herdman pada FIFA Series 2026
Sumber :
  • instagram Ole Romeny

Sejumlah nama seperti Ramadhan Sananta, Hokky Caraka, Jens Raven, hingga Mauro Zijlstra memang sudah masuk radar.

Namun, faktor usia muda serta belum padu dengan permainan tim membuat PSSI mempertimbangkan opsi lain yang lebih siap secara instan.

Di sinilah sosok Luke Vickery muncul sebagai kandidat menarik.

Saat ini, Vickery bermain untuk Macarthur FC di kompetisi A-League. Performanya musim ini cukup menjanjikan.

Ia mampu mencatatkan empat gol dan satu assist dari total 19 penampilan, dengan akumulasi waktu bermain mencapai lebih dari 1.100 menit.

Menariknya, Vickery bukan hanya berposisi sebagai striker murni.

Ia juga fleksibel bermain di sisi sayap, baik kiri maupun kanan, yang bisa menjadi nilai tambah bagi variasi taktik tim.

Lewat kanal YouTube Yussa Nugraha, Vickery secara terbuka menyatakan minatnya untuk memperkuat Indonesia.

"Saya pasti akan terbuka untuk itu dan angat tertarik. Bermain dengan tim nasional, beraksi di depan puluhan ribuan orang di Indonesia. Saya pikir itu akan menjadi pengalaman yang luar biasa," kata Luke Vickery, dikutip dari kanal YouTube Yussa Nugraha.

Luke Vickery
Sumber :
  • macarthurfc.com

Ketertarikannya bukan tanpa alasan. Ia ternyata sudah pernah merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia, tepatnya saat membela tim muda Australia di ajang Piala Asia U-20 di Surabaya.

"Saya pernah bermain di Timnas Australia U-20 di Piala Asia U-20. Saat itu bermain di Surabaya. Kami ada di sana. Mungkin lima pertandingan dan akhirnya kami peringkat ketiga. Indonesia main di final saat itu. Kami ke stadion dan menonton. Mungkin sekitar 2023 atau 2024," ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CISFED: Pemerintah harus bersikap tegas atas agresi AS-Israel ke Iran
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Allianz Indonesia Bagikan Tips Kelola THR untuk Dana Pendidikan Anak Sejak Dini
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Mulai 2026, Dana BOSP Bisa Digunakan untuk Honor Guru Paruh Waktu
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polisi Berlakukan One Way Sepenggal di Jalur Nagreg
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polisi Perlebar Contraflow Jadi 3 Lajur di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.