PBB Desak Iran Hentikan Serangan ke Negara Tetangga hingga Buka Selat Hormuz

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa Antonio Guterres mendesak Iran untuk menghentikan serangannya terhadap negara-negara tetangga. Aksi militer yang berkelanjutan mengancam stabilitas regional dan berisiko meningkat menjadi krisis yang lebih luas dan berimplikasi bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Guterres menyampaikan pernyataan tersebut saat tiba di Brussels untuk berpartisipasi dalam KTT Eropa, yang membahas keamanan, energi, dan hubungan internasional di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga :
Austria dan Belgia Tolak Terlibat Operasi di Selat Hormuz
Pengamat Sebut Kenaikan Harga Minyak Global Bisa Tambah Beban APBN

Sekjen PBB menekankan bahwa serangan terhadap negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik tersebut melanggar Piagam PBB dan resolusi Dewan Keamanan, dan ia menyerukan agar permusuhan dihentikan segera.

Guterres membahas penutupan Selat Hormuz, dan mencatat bahwa penutupan itu memperburuk kesulitan global dengan menaikkan biaya hidup dan membebani pasokan energi.

Dia mendesak agar solusi diplomatik dan hukum diutamakan daripada logika kekerasan dan perang. (Ant)

Baca Juga :
Qatar Geram Israel-AS Serang Ladang Gas yang Dikelola Bersama Iran: Ancaman Keamanan Energi Global
Iran Sindir Trump: Perang Ditentukan di Medan Tempur, Bukan di Twitter!
Ladang Gas Iran Dibombardir Israel, Teheran Ancam Balas Serang Kilang Minyak Negara Arab

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Italia Como 1907 Sampaikan Belasungkawa Sedalam-dalamnya
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Bakal Digunakan Perdana untuk Shalat Id, Masjid IKN Terus Berbenah
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Arus Mudik Udara Ramai, Soetta Layani 5.825 Penerbangan dan 873 Ribu Penumpang
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Allianz Indonesia Bagikan Tips Kelola THR untuk Dana Pendidikan Anak Sejak Dini
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Airlangga: Defisit APBN 2026 Tetap di Bawah 3 Persen
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.