Menjelang momen Lebaran 2026, permintaan motor baru diperkirakan mengalami lonjakan signifikan. Tren ini sudah mulai terasa sejak awal bulan puasa, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat.
Prediksi tersebut disampaikan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), yang melihat potensi kenaikan pasar roda dua selama periode Idul Fitri tahun ini. Kondisi ini dinilai sebagai siklus tahunan yang terus berulang.
Direktur Marketing AHM, Octavianus Dwi Putro, mengatakan bahwa penjualan motor berpotensi meningkat hingga 15 persen selama periode Lebaran, tergantung pada momentum tanggal perayaan.
“Di Lebaran seharusnya selama sebulan bisa naik 15 persen. Tetapi tergantung timing Lebaran di tanggal berapa,” ujar Octavianus saat ditemui di acara AHM, Sabtu (14/3/2026).
Ia menjelaskan, Lebaran 2026 yang jatuh pada akhir Maret memberikan keuntungan tersendiri bagi pabrikan. Pasalnya, masyarakat cenderung memanfaatkan gaji dan tunjangan hari raya (THR) untuk membeli kendaraan baru.
Menurutnya, tren kenaikan ini biasanya hanya berlangsung sementara. Setelah Lebaran, pasar akan mengalami penyesuaian atau koreksi secara alami.
“Karena memang siklusnya begitu, menjelang Lebaran naik. Nanti setelahnya sedikit ada koreksi,” kata dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, PT Astra Honda Motor meningkatkan kapasitas produksi agar konsumen tidak perlu menunggu lama. Langkah ini dilakukan supaya unit yang dibeli bisa langsung digunakan saat momen silaturahmi.
“Harapannya sampai Lebaran nanti kita akan bisa fulfill permintaan market yang kelihatannya ada kenaikan ini,” ujarnya.
Di sisi lain, dominasi Honda di pasar roda dua nasional masih terjaga pada awal 2026. Berdasarkan data distribusi dari pabrik ke diler (wholesales), Honda mencatatkan penjualan sekitar 898 ribu unit sepanjang Januari hingga Februari.
Angka tersebut berkontribusi besar terhadap total wholesales motor nasional yang mencapai sekitar 1,14 juta unit pada periode yang sama. Capaian ini mempertegas posisi Honda sebagai pemimpin pasar di tengah persaingan industri otomotif roda dua di Indonesia.





