Jakarta: Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang diliputi rasa haru. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, dan berbagai amalan lainnya, muncul harapan besar untuk kembali dipertemukan dengan Ramadan di tahun berikutnya.
Harapan tersebut biasanya diwujudkan dalam bentuk doa. Lantas, seperti apa doa agar dipertemukan kembali dengan Ramadan selanjutnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Doa Agar Dipertemukan dengan Ramadan Berikutnya Salah satu doa yang sering dibaca oleh para ulama dan umat Muslim adalah:
Allahumma sallimni ila Ramadan, wa sallim li Ramadan, wa tasallamhu minni mutaqabbalan.
Artinya: “Ya Allah, sampaikanlah aku kepada Ramadan, sampaikan Ramadan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku di dalamnya.” Doa Agar Ramadan Tidak Menjadi yang Terakhir
Allahumma laa taj’alhu aakhiral ‘ahdi min shiyaamina iyyaah, fa-in ja’altahu faj’alnii marhuuman wa laa taj’alnii mahruuma.
Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati bukan yang hampa semata.”
Baca Juga :
1. Harapan Umur Panjang dalam Kebaikan
Memohon agar diberikan kesempatan hidup hingga kembali bertemu bulan Ramadan.
2. Kesehatan dan Kesiapan Ibadah
Tidak hanya dipertemukan, tetapi juga dalam kondisi sehat agar bisa menjalankan ibadah dengan maksimal.
3. Amal yang Diterima Allah SWT
Doa ini juga mengandung harapan agar seluruh ibadah yang dilakukan selama Ramadan diterima. Kapan Waktu yang Tepat Membaca Doa Ini? Doa agar dipertemukan dengan Ramadan selanjutnya bisa dibaca kapan saja, terutama pada momen berikut:
- Di akhir bulan Ramadan
- Saat malam terakhir Ramadan
- Setelah salat fardhu atau salat malam
- Menjelang Hari Raya Idulfitri
- Menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadan
- Memperbanyak doa dan zikir
- Menjaga kesehatan tubuh
- Memperbaiki niat dan keikhlasan dalam beribadah.




