JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana lengang menyelimuti Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Jumat (20/3/2026) pagi, di tengah periode mudik Lebaran.
Hanya segelintir penumpang yang terlihat melintas di peron dan concourse, tanpa hiruk-pikuk khas jam sibuk.
Baca juga: Harap-harap Cemas Petugas Stasiun Tanah Abang H-1 Lebaran: Semoga Hari Ini Landai
Tidak ada desak-desakan, tidak ada penumpang berlari mengejar kereta. Gemuruh langkah kaki yang biasanya mendominasi pagi hari pun menghilang.
Hanya terdengar sesekali bunyi peluit petugas dan suara sapu yang bergesekan dengan lantai.
Di tengah kondisi tersebut, para petugas kebersihan atau cleaning service justru memanfaatkan momen ini untuk bekerja lebih tenang dan leluasa.
Salah satunya Adi (29), petugas kebersihan yang ditemui di area peron kereta ke arah Bogor.
Dengan membawa sapu dan alat semprot cairan pembersih, ia tampak menyisir lantai tanpa terganggu arus penumpang.
“Kalau lagi sepi begini, kami bisa lebih leluasa bersihin semua area,” ujar Adi saat ditemui Kompas.com.
Menurut dia, kondisi ini berbeda jauh dibanding hari kerja biasa, ketika peron dipenuhi penumpang yang datang dan pergi dalam waktu bersamaan.
Baca juga: Sesekali Menikmati Stasiun Manggarai Sepi, Tenang Tanpa Dorong-dorongan
“Biasanya ramai, jadi kami harus menyesuaikan. Kadang nunggu agak kosong dulu baru bisa bersihin,” kata Adi.
Ia menggambarkan, pada kondisi normal, lantai yang baru saja dipel bisa kembali kotor hanya dalam hitungan menit karena padatnya lalu lalang penumpang.
“Biasanya kalau kita pel, baru sebentar sudah kotor lagi karena banyak yang lewat. Satu titik bisa dibersihin berkali-kali dalam sehari,” tuturnya.
Baca juga: Stasiun Manggarai Pagi Hari Jelang Lebaran Sepi, Tanpa Desak-desakan Penumpang
Namun kini, kondisi tersebut berbeda. Minimnya aktivitas penumpang membuat kebersihan lebih terjaga dalam waktu lebih lama.
“Sekarang masih bersih terus, tidak ada kertas atau bekas pijakan kaki. Jadi memang kelihatan lebih bersih,” ujar Adi.