jpnn.com - Komando Operasi (Koops) TNI yang bertugas di Papua mencatatkan dua keberhasilan penting menjelang Idulfitri.
Melalui operasi patroli keamanan, Koops TNI berhasil menembak mati anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang dikenal sebagai kelompok kriminal bersenjata atau KKB.
BACA JUGA: Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur Kelompok TPNPB OPM Pimpinan Daniel Aibon Kogoya di Nabire
Adapun lewat operasi kemanusiaan, TNI sukses mengevakuasi warga yang mengungsi karena terganggu ulah KKB di dua wilayah berbeda di Papua.
Pada Minggu (15/3/2026), Tim Patroli Koops TNI Papua melumpuhkan Hurbianus Mirip yang masuk dalam daftar pencarian orang. Hurbianus merupakan anggota TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III pimpinan Aibon Kogoya.
BACA JUGA: TPNPB Siap Berperang Melawan Indonesia, Eks Pejuang OPM: Itu Sia-sia
Kepala Penerangan Koops TNI Papua Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna mengungkapkan tindakan tegas terhadap Hurbianus itu bermula ketika tim patroli memergoki dua orang anggota TPNPB-OPM membawa senjata api. Sontak terjadi kontak tembak antara prajurit TNI dengan KKB itu.
Namun, dua tentara OPM itu terdesak sehingga kabur ke dalam hutan. Walakin, anggota TNI terus mengejar musuh NKRI itu.
BACA JUGA: Pasukan Koops Habema Tembak Mati Jeki Murib Tokoh Penting OPM di Papua Tengah
Ternyata satu dari dua anggota KKB yang kabur itu ditemukan tewas. Hasil identifikasi menunjukkan personel KKB yang kehilangan nyawa itu bernama Hurbianus Mirip.
Nama Hurbianus Mirip dimasukkan ke dalam daftar buronan pada 2025. Rekam jejaknya penuh dengan aksi kekerasan dan pembunuhan di wilayah Papua.
Menurut Letkol Wirya Arthadiguna, TNI tidak akan memberi ruang bagi kelompok TPNPB-OPM di Papua. “Ini demi menjaga kedaulatan dan keamanan masyarakat, dengan pendekatan tegas yang disertai upaya membangun stabilitas, kesejahteraan, dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya melalui siaran pers Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), Jumat (20/3/2026).
Selain itu, Koops TNI Papua dalam operasi kemanusiaan bersama tokoh masyarakat dan pemda pada Selasa lalu (17/3/2026) berhasil mengevakuasi 21 pengungsi warga Dusun Topo, Kampung Ainesra di Distrik Aifat Timur Jauh, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Sebelumnya, para pengungsi itu terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka lalu bertahan di hutan akibat gangguan keamanan yang dilakukan TPNPB-OPM.
Begitu memperoleh informasi itu, Koops TNI bergerak menuju lokasi pengungsi dan mengevakuasi seluruhnya ke Pos Komando Taktis. Semua pengungsi itu dalam kondisi aman.
Setibanya di lokasi, para pengungsi menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan identitas untuk memastikan kondisi dan kebutuhan mereka.
Letkol Wirya Arthadiguna menyatakan untuk sementara waktu para pengungsi tersebut ditempatkan di lokasi penampungan di wilayah Distrik Aifat, sambil menunggu proses koordinasi lebih lanjut terkait pemulangan ke daerah asal, khususnya bagi warga dari Kabupaten Teluk Bintuni.
“Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah lanjutan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembinaan, serta koordinasi lintas wilayah guna memastikan proses pemulangan berjalan aman, tertib, dan bermartabat,” imbuhnya.(jpnn.com)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Tim Patroli Koops TNI Papua Amankan Senjata Api dan 7 Orang OPM
Redaktur : Antoni
Reporter : Tim Redaksi




