Presiden Prabowo Subianto mengusulkan sejumlah langkah untuk menghadapi situasi krisis, mulai dari penerapan work from home (WFH) hingga pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.
“Jadi menurut saya, kalau kita hadapi krisis, ya semua upaya kita pelajari ya kan. Pertama, kita harus turunkan konsumsi, kita bisa turunkan konsumsi," ujar Prabowo dalam acara Presiden Prabowo Menjawab bersama jurnalis senior dan pengamat di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/3).
Ia menilai, pengurangan hari kerja menjadi salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan, sebagaimana telah diterapkan di beberapa negara.
"Saya lihat negara-negara lain umpamanya lagi mikir hari kerja dari 5 jadi 4. Filipina, Pakistan sudah," katanya.
Selain itu, Prabowo juga menyoroti efektivitas dari sistem kerja jarak jauh.
“Kemudian work from home. Bekerja dari rumah, waktu COVID kita lakukan, cukup berhasil. Saya kira kita bisa lakukan itu juga, mungkin 75% karyawan dan pegawai bisa kerja dari rumah. Sekarang ada Vicon (video conference), ada banyak teknologi, 30 tahun yang lalu nggak ada,” tutur Prabowo.
Tak hanya itu, ia juga mengusulkan pengaturan penggunaan kendaraan pribadi, misalnya dalam satu mobil minimal harus ditumpangi empat orang.
"Kita juga bisa umpamanya 1 mobil nggak boleh ditumpangi 1 orang. Di negara-negara lain juga 1 mobil minimal 4 orang. So, banyak cara,” kata dia.





