REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tekad Inter Milan untuk menjaga laju menuju gelar Serie A akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Fiorentina, Ahad (22/3/2026). Walau punya marin poin ang cukup lebar di puncak, Inter tak bisa terlena memasuki sembilan laga terakhir kompetisi.
Saat ini, Inter memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin dari rival sekota AC Miln. Laju Nerazzurri sedikit tersendat setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta, menyusul kekalahan tipis 0-1 dari rival sekota, AC Milan, pada pekan sebelumnya. Nasib baik, Milan dibungkam Lazio 0-1.
- Hasil Pekan ke-29 Serie A Liga Italia: Milan Gagal Dekati Inter, Como Masuk Zona Liga Champions
- Milan Terpeleset di Kandang Lazio, Inter Tetap Nyaman di Puncak
- Inter Ditahan Atalanta, Perebutan Scudetto Kembali Memanas
Situasi itu membuat lawatan Inter pada pekan ke-30 ke Stadion Artemio Franchi tak bisa dipandang ringan. Fiorentina tengah menunjukkan tren positif setelah hanya sekali kalah dalam enam pertandingan liga terakhir. Kebangkitan tim asal Tuscany itu menjadi ancaman serius bagi ambisi Inter mengamankan Scudetto lebih cepat.
Pelatih Inter Cristian Chivu juga menghadapi tantangan tambahan. Ia harus menyaksikan pertandingan dari tribun setelah menerima skors satu laga akibat kartu merah saat melawan Atalanta. Kondisi ini membuat Inter dituntut tampil lebih disiplin dan efektif di lapangan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}Dari sektor pemain, kapten tim Lautaro Martinez dilaporkan sudah kembali menjalani latihan ringan, meski kondisinya masih diragukan untuk tampil. Jika Lautaro belum siap, harapan lini depan Inter akan kembali bertumpu kepada Marcus Thuram yang telah pulih usai sempat sakit.
Sementara itu, persaingan di bawah Inter juga tidak kalah menarik. AC Milan berupaya bangkit saat menjamu Torino, Sabtu (21/3/2026), setelah kekalahan dari Lazio membuat posisi mereka di peringkat kedua mulai terancam. Pelatih Massimiliano Allegri meminta anak asuhnya segera melupakan hasil buruk itu dan kembali fokus menatap sisa musim.
Napoli pun terus menempel ketat. Tim asuhan Antonio Conte kini hanya terpaut satu poin dari Milan dan berpeluang menekan lebih jauh saat bertandang ke markas Cagliari. Conte meminta timnya menganggap sisa musim ini sebagai “turnamen mini” yang akan menentukan nasib mereka dalam perebutan Scudetto, tiket Liga Champions, hingga Liga Europa.




