Bisnis Hijau Kian Diminati, Bandar Pohon Indonesia Tawarkan Solusi Lanskap

eranasional.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan mendorong lahirnya berbagai inisiatif berbasis penghijauan. Salah satunya diwujudkan oleh Hizrah Maulana melalui PT Bandar Pohon Indonesia yang bergerak di bidang jasa lanskap dan pembibitan tanaman.

Dalam keterangannya di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Senin (16/3), Hizrah mengungkapkan bahwa usaha yang dirintisnya sejak dua tahun lalu tersebut fokus pada penyediaan tanaman hias, pohon peneduh, serta penataan lanskap untuk berbagai kebutuhan, baik hunian pribadi maupun proyek komersial.

Menurutnya, kehadiran Bandar Pohon Indonesia tidak hanya sebatas bisnis, tetapi juga menjadi solusi untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat di tengah pesatnya pembangunan.

“Bandar Pohon Indonesia hadir untuk membantu menciptakan ruang yang lebih asri, mulai dari rumah tinggal hingga kawasan perkotaan,” ujarnya, senin (16/3/2026) lalu.

Ia menjelaskan, latar belakang berdirinya usaha tersebut tidak lepas dari keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang kian terdegradasi. Maraknya pembangunan yang tidak diimbangi dengan ruang terbuka hijau dinilai berdampak pada menurunnya kualitas tanah, air, hingga udara.

Kondisi tersebut, lanjutnya, turut berkontribusi terhadap meningkatnya gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan (ISPA), yang semakin sering dialami masyarakat.

“Ketidakseimbangan ekosistem sudah terasa. Ruang hijau berkurang, resapan air minim, dan polusi udara meningkat. Ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Hizrah.

Momentum pandemi COVID-19 juga disebut menjadi titik balik bagi banyak pihak, termasuk dirinya, untuk lebih peduli terhadap keseimbangan alam dan pentingnya lingkungan yang sehat.

Dalam menjalankan usahanya, Bandar Pohon Indonesia tidak hanya berfokus pada penjualan tanaman, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Salah satu yang disarankan adalah komposisi ideal pembangunan rumah, yakni 60 persen ruang hijau dan 40 persen bangunan.

Selain itu, perusahaan juga aktif melakukan penyelamatan pohon dari berbagai daerah, seperti Sumbawa, Bima, hingga Papua, dengan cara memindahkan dan merawat kembali pohon-pohon yang terancam rusak.

Dari sisi bisnis, Hizrah menyebut permintaan pasar terus meningkat. Layanan mereka telah dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemilik rumah, pelaku usaha seperti hotel dan kafe, hingga proyek pemerintah dan pengembang besar.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, perusahaan mengelola lahan pembibitan seluas sekitar 20 hektare di Bogor. Tidak hanya itu, Bandar Pohon Indonesia juga melibatkan masyarakat dengan membeli tanaman hasil budidaya warga.

Dalam operasionalnya, perusahaan turut menggandeng tenaga ahli di bidang pertanian guna menjaga kualitas tanaman dan memastikan pengendalian hama berjalan optimal.

Hizrah menegaskan bahwa penghijauan bukan sekadar tren, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan manusia.

“Menanam pohon bukan hanya soal estetika, tapi juga untuk masa depan yang lebih sehat. Kami mengajak masyarakat untuk mulai berkontribusi dari sekarang,” tutupnya.

Ke depan, Bandar Pohon Indonesia menargetkan perluasan pasar ke berbagai sektor, termasuk kawasan wisata dan pengembangan kota hijau, seiring meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan berkelanjutan.

(Leo).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Siapkan ‘Pohon Industri’, Targetkan Ratusan Pabrik Hilirisasi
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lonjakan Kendaraan di Ruas Gilimanuk-Mengwi Capai 40 Persen
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Tiba di Lanud Soewondo, Prabowo Akan Takbiran di Sumut
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat: Deputi KPK Asep Guntur Rahayu jadi Irjen
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Muhadjir: Muhammadiyah Pakai Kalender Hijriah Global Tunggal Tetapkan 1 Syawal
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.