Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan tren penurunan dalam sepekan terakhir. Meski sempat mengalami kenaikan tipis pada pertengahan pekan ini, harga emas masih bertahan di level yang relatif lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, yakni di bawah Rp3 juta per gram.
Berdasarkan data dari laman Logam Mulia pada Rabu, 18 Maret 2026, harga emas Antam dibanderol sebesar Rp2.996.000 per gram. Angka tersebut mencatatkan kenaikan tipis sebesar Rp8.000 dibandingkan harga pada Selasa (17/3). Selaras dengan harga jual, harga buyback (beli kembali) juga naik Rp8.000 menjadi Rp2.748.000 per gram.
Penurunan harga ini memberikan dampak langsung pada aktivitas di pusat perdagangan emas, salah satunya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Penurunan harga secara signifikan terpantau sudah terjadi sejak pertengahan bulan Ramadan, sekitar dua minggu yang lalu.
Baca juga: Harga Emas Antam Turun Gocap, Jadi Rp2,893 Juta/Gram Hari Ini
Hafiz, salah seorang pedagang emas di Cikini, menyebutkan bahwa harga emas perhiasan saat ini cukup bervariasi tergantung kadar karatnya. Untuk emas perhiasan kadar 16 hingga 18 karat, harga dipatok sekitar Rp2 juta per gram, sudah termasuk ongkos pembuatan.
"Kalau 20 karat kemungkinan di sekitar Rp2,4 juta, sedangkan untuk 24 karat berada di angka Rp2,8 juta per gram. Sementara logam mulia dijual pada kisaran Rp3.150.000 per gram," ujar Hafiz.
Momentum turunnya harga emas di tengah suasana menjelang Lebaran ini diprediksi akan meningkatkan penjualan. Banyak konsumen memanfaatkan harga yang lebih rendah untuk membeli perhiasan atau mas kawin.
"Kalau semakin dekat Lebaran, kita harapkan makin banyak (pembeli) karena harganya murah, baik untuk wedding atau perhiasan," tambah Hafiz.
Namun, kondisi berbeda terlihat pada sisi penjualan kembali oleh masyarakat. Menurut Hafiz, warga cenderung menahan diri untuk tidak menjual koleksi emas mereka saat harga sedang turun. Masyarakat lebih memilih untuk menyimpan aset logam mulia mereka dan baru akan menjualnya kembali saat harga dianggap sudah cukup tinggi atau menguntungkan.




