JAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memaksimalkan jeda kompetisi Super League 2025/26 selama dua pekan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi timnya.
Masa rehat ini dimanfaatkan sebagai momentum bagi para pemain untuk memulihkan kebugaran fisik sekaligus menguatkan mental usai menjalani jadwal pertandingan yang padat.
Juru taktik asal Portugal tersebut menekankan target utama dari jeda ini adalah memastikan tim kembali dalam kondisi yang lebih solid di segala aspek.
"Kami memutuskan untuk memberikan waktu kepada para pemain sebelum kembali mempersiapkan diri. Target kami adalah kembali lebih kuat, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental,” jelas Tavares, seperti dilansir laman resmi Persebaya, Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Prediksi Skor Bournemouth vs MU Dini Hari Nanti, Susunan Pemain dan Head to Head
Meski kompetisi sedang diliburkan, Tavares memastikan para pemain tidak sepenuhnya berhenti beraktivitas.
Tim pelatih telah menyusun program latihan khusus yang terbagi ke dalam beberapa kelompok guna menjaga standar kebugaran tetap terjaga.
"Selama masa rehat ini, para pemain tetap menjalani program yang sudah kami siapkan. Kami membagi mereka ke dalam beberapa kelompok, dan setiap kelompok dipantau oleh anggota staf teknis yang bertanggung jawab mengawasi program tersebut," kata Tavares.
Selain latihan berkelompok, setiap penggawa Bajul Ijo juga dibekali dengan modul latihan individu yang wajib dijalankan secara disiplin. Hal ini bertujuan agar para pemain siap saat intensitas latihan tim kembali ditingkatkan.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Persebaya.id
- Bajul Ijo
- persebaya surabaya
- persebaya
- Bernardo Tavares
- pelatih persebaya
- super league





