Israel melarang pelaksanaan salat Idulfitri di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, dengan alasan meletupnya konflik AS-Israel dan Iran. Ratusan jemaah terpaksa melakukan salat Idulfitri di luar komplek masjid.
Warga Palestina menilai tindakan tersebut sebagai strategi Israel memanfaatkan ketegangan untuk membatasi akses terhadap kompleks Masjid Al-Aqsa, lokasi suci bagi Umat Muslim.
“Saya khawatir ini akan menjadi preseden yang berbahaya. Mungkin ini pertama kalinya, tetapi mungkin bukan yang terakhir. Campur tangan Israel di kota suci ini telah meningkat sejak 7 Oktober (2023),” kata Hazen Bulbul, seorang warga Yerusalem, kepada The Guardian pada Jumat (20/3).
Warga juga menyerukan umat Muslim untuk berkumpul demi melaksanakan salat Idulfitri sedekat mungkin dengan Al-Aqsa.
Beberapa bulan terakhir, penangkapan terhadap para jemaah dan staf keagamaan Palestina di Kota Tua Yerusalem terus meningkat tajam. Bahkan saat memasuki waktu salat, akses warga Palestina dibatasi oleh polisi di dalam komplek tersebut.
Menjelang Idulfitri, Kota Tua Yerusalem biasanya dipadati warga Palestina. Namun kondisinya berbeda hari ini. Pemilik toko dilarang berbisnis dan hanya apotek serta toko makanan pokok yang diizinkan beroperasi.
Dikecam Sejumlah PihakPenutupan Masjid Al-Aqsa kemudian mendapat kecaman dari Liga Arab. Hal itu dianggap pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, serta berisiko merusak kebebasan beribadah dan memicu ketegangan di wilayah sekitar.
Organisasi Kerja Sama Islam, Liga Arab, dan Komisi Uni Afrika kemudian memberi pernyataan bersama yang menyebut penutupan Masjid Al-Aqsa sebagai pelanggaran berat terhadap status quo historis dan hukum terhadap situs suci Islam dan Kristen di Kota Yerusalem.
Penutupan situs suci itu sekaligus menjadi serangan hak-hak keagamaan dan warisan Umat Muslim, memprovokasi perasaan Umat Muslim seluruh dunia, serta pelanggaran terhadap kebebasan beribadah dan kesucian tempat suci.
Ketiganya kompak meminta Israel bertanggung jawab penuh atas tindakan ilegal dan provokatif ini.




