Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Presiden RI Prabowo Subianto menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu terkini, mulai dari kasus penyiraman air keras terhadap aktivis, program MBG, keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP), hingga tantangan ekonomi akibat perang global.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam program “Presiden Prabowo Menjawab” bersama jurnalis dan pakar yang tayang pada Kamis, 19 Maret 2026.
Sejumlah warganet turut merespons tayangan tersebut. Salah satunya pengguna Threads dengan akun @masreza.tv yang menilai Presiden Prabowo mengikuti perkembangan isu, termasuk yang ramai di media sosial.
“Presiden ternyata nyimak sosmed seperti netizen. Beliau mengerti kegaduhan yang terjadi dan bagaimana menyelesaikannya,” tulisnya, dikutip Jumat, 20 Maret 2026.
Ia juga menilai Presiden Prabowo tidak menampik berbagai julukan yang muncul di ruang publik selama hal tersebut dinilai untuk kepentingan yang lebih luas.
Selain itu, warganet tersebut menilai Presiden Prabowo menghormati kebebasan berpendapat dan mempertimbangkan berbagai masukan sebelum mengambil kebijakan.
Menurutnya, pendekatan yang ditunjukkan dalam wawancara tersebut lebih menekankan pada langkah konkret dibanding retorika, serta membuka ruang bagi pandangan para ahli.
“Beliau lebih menekankan ke aksi nyata dan mau mendengar pendapat dari ahli, tidak tergesa-gesa dalam menentukan sikap,” ujarnya.
Ia juga menilai pemerintah telah memiliki arah kebijakan ke depan, meski pelaksanaannya dinilai bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankan, termasuk dalam menjaga integritas dan mencegah penyimpangan.
Editor: Redaktur TVRINews





