Metaverse Sepi, Meta Tutup Platform VR Horizon Worlds

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Meta akan menutup Horizon Worlds, sebuah platform jejaring sosial realitas virtual (VR) untuk headset Quest VR mereka. Dulu, platform ini merupakan strategi utama Meta untuk beralih ke metaverse, tapi ternyata mereka salah besar. Metaverse tidak dilirik industri, kalah dengan booming AI yang dipelopori Nvidia dan OpenAI.

Dalam sebuah unggahan di blog komunitas, Meta mengumumkan aplikasi Horizon Worlds bakal dihapus dari Quest Store pada akhir Maret. Aplikasi ini juga sepenuhnya akan dihapus dari VR pada 15 Juni 2026. Setelah tanggal tersebut, aplikasi ini hanya akan jadi standalone app, untuk perangkat mobile.

“Kami memisahkan kedua platform agar masing-masing dapat berkembang dengan fokus yang lebih besar. Platform Horizon Worlds akan menjadi pengalaman khusus (untuk perangkat) seluler,” kata perusahaan dilansir CNBC.

Langkah ini terjadi beberapa minggu setelah Meta memecat lebih dari 1.000 karyawan dari Reality Labs. Unit ini adalah yang bertanggung jawab atas metaverse.

Pemutusan hubungan kerja di Reality Labs pada bulan Januari juga berdampak pada studio-studio yang mengerjakan game VR interaktif, termasuk Ouro Interactive. Ini adalah sebuah studio internal Meta yang memulai debutnya pada tahun 2023 untuk membangun konten pihak pertama untuk Horizon Worlds.

Meta mengubah namanya dari Facebook pada Oktober 2021 untuk mempertegas peralihannya ke metaverse. CEO Mark Zuckerberg sempat menyebutnya sebagai “batas baru berikutnya" untuk perusahaan.

“Harapan kami dalam dekade berikutnya, metaverse akan menjangkau satu miliar orang, menampung ratusan miliar dolar perdagangan digital, dan mendukung lapangan kerja bagi jutaan kreator dan pengembang,” tulis Zuckerberg saat mengumumkan perubahan tersebut.

Sepi peminat

Horizon Worlds mengalami kesulitan dalam menggaet pengguna. Publik masih skeptis terhadap realitas virtual dan perkembangannya. Platform media sosial tersebut tidak pernah menarik lebih dari beberapa ratus ribu pengguna aktif per bulan, menurut laporan CNBC.

Jaringan sosial 3D virtual tempat avatar dapat berinteraksi dan bermain game dengan pengguna lain ini, resmi diluncurkan pada akhir tahun 2021. Jaringan ini beroperasi secara eksklusif di platform Quest VR hingga Meta meluncurkan versi aplikasi seluler pada September 2023.

Versi mobile dari Horizon Worlds ini dibangun untuk jadi titik awal pengguna yang ingin terjun ke metaverse yang belum punya headset VR. Konsepnya mirip dengan Roblox.

Metaverse menjadi 'taruhan' yang mahal bagi Zuckerberg. Unit Reality Labs mencatatkan kerugian miliaran dolar setiap kuartal setelah peluncurannya.

Dalam laporan pendapatan kuartal keempat 2025 yang dipublikasikan pada bulan Januari 2026, unit tersebut melaporkan kerugian operasional sebesar 6,02 miliar dolar AS. Meta kini beralih fokus ke pengembangan kecerdasan buatan, mengurangi fokusnya yang dulu menonjol pada realitas virtual.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadwal kapal terakhir, ratusan pemudik padati pelabuhan di Banjarmasin
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun: Solusi atau Reaksi Terburu-buru?
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Kirim Kerbau untuk Tradisi Meugang Warga Desa Serempah
• 42 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Viral Chery Tiggo Tabrak Pedagang Mie Ayam di Kelapa Gading, Gerobak Hancur dan Korban Luka Parah
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Ini Lokasi Kantong Parkir Car Free Night Jakarta Saat Malam Takbiran
• 10 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.