Puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada 18 Maret. Kepolisian mencatat jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta pada hari itu menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan, lonjakan kendaraan saat puncak mudik mencapai lebih dari 270 ribu unit dalam sehari.
“Puncak arus mudik tertinggi sepanjang sejarah, kurang lebih 270.315 (kendaraan),” kata Irjen Agus di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Bekasi, Jumat (20/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Korlantas menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di ruas Tol Trans Jawa. Mulai dari penutupan jalur layang MBZ hingga penerapan contraflow di beberapa titik.
“Ada tiga treatment yang kita lakukan. Dari penutupan MBZ karena kaitannya dengan kondisi. Yang kedua adalah maaf contraflow 1 lajur dari (KM) 36 sampai 47. Masih kita evaluasi lagi, dari (KM) 47 ke 48 kita buat contraflow lajur 2. Dari 48 sampai 70 kita bikin contraflow lajur 3,” ucap dia.
Menurut Agus, langkah tersebut membuat arus lalu lintas tetap terkendali meski volume kendaraan sangat tinggi, terutama di jalur utama mudik.
“Oleh sebab itu puncak arus yang cukup tinggi bisa kita kelola dengan baik sehingga pada saat meninggalkan kilometer 70 sampai 414 ini lancar. Itu yang bisa kami sampaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono menyebut hingga Jumat pagi pukul 06.00 WIB, sekitar 1,6 juta kendaraan telah meninggalkan Jakarta. Angka ini setara dengan 48 persen dari total prediksi 3,5 juta kendaraan selama periode mudik.
“Tapi perlu kami sampaikan bahwa pukul 06.00 tadi pagi, dari total 3,5 juta yang diperkirakan kendaraan keluar dari Jakarta, sudah keluar 1,6 (juta) atau 48%. Dan dominasi masih tetap ke arah Trans Jawa sebesar 54,6%,” kata Rivan.
Ia menambahkan, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta mulai menurun pada 19 Maret, yakni sekitar 208 ribu kendaraan. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 24 Maret mendatang.
“Dan bahkan di tanggal 19 kemarin total kendaraan turun kembali, 208.825 kendaraan yang keluar. Semoga ini menjadi penting, imbauan, bahwa prediksi kami pada arus balik nanti adalah di tanggal 24 Maret,” ucapnya.





