Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Layanan keimigrasian di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) kembali mencatat prestasi internasional dengan menembus 10 besar layanan imigrasi bandara terbaik dunia dalam ajang World Airport Skytrax Awards 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian World Airport Awards Ceremony 2026 yang digelar di London, Inggris. Dalam penilaian yang dilakukan Skytrax, layanan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menempati peringkat ke-10 dunia.
Capaian ini sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia yang mampu mempertahankan posisi di jajaran elite global selama dua tahun berturut-turut, setelah sebelumnya meraih prestasi serupa pada 2025.
Dengan hasil tersebut, Bandara Soekarno-Hatta sejajar dengan sejumlah bandara internasional terkemuka seperti Singapore Changi Airport, Bahrain International Airport, dan Hong Kong International Airport.
Penilaian Skytrax didasarkan pada World Airport Survey yang melibatkan pengguna jasa dari lebih dari 100 kewarganegaraan selama periode Agustus 2025 hingga Februari 2026.
Adapun indikator utama yang dinilai meliputi efisiensi waktu tunggu, optimalisasi teknologi autogate, ketersediaan jalur prioritas, serta profesionalisme petugas.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran imigrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan layanan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta tetap unggul dan efisien. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi demi meningkatkan pengalaman pengguna jasa bandara," kata Yuldi dalam keterangan tertulis, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Jumat, 20 Maret 2026.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari transformasi digital yang terus dilakukan pemerintah.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik. Ke depan, kami akan terus berinovasi guna memperkuat kualitas layanan serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam penilaian internasional," ujar Agus.
Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar pelayanan agar lebih efisien, aman, dan ramah bagi setiap penumpang.
"Dengan dukungan semua pihak, kami akan terus memperkuat standar pelayanan, memperluas implementasi teknologi, dan menjadikan layanan keimigrasian sebagai contoh terbaik dalam pelayanan publik di Indonesia," ucap Agus.
Editor: Redaktur TVRINews





