jpnn.com - NUNUKAN - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, aktivitas arus mudik di wilayah perbatasan Pulau Sebatik, Kalimantan Utaram menunjukkan peningkatan signifikan.
Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik mencatat sebanyak 583 pemudik tiba melalui Pelabuhan Sungai Nyamuk dalam kurun waktu tiga hari terakhir hingga H-2 Lebaran 2026.
BACA JUGA: Lebaran Sudah Dekat, Berikut Data Jumlah Pelintas di PLBN Wini NTT
Mayoritas pemudik memanfaatkan moda transportasi laut yang menghubungkan Pulau Sebatik dengan Kota Tarakan untuk melakukan perjalanan silaturahmi dan kunjungan keluarga.
Kepala PLBN Sebatik, Hariman Latuconsina, menjelaskan bahwa lonjakan pergerakan ini didominasi oleh pelintas domestik yang memanfaatkan momentum libur Idulfitri.
BACA JUGA: H-2 Lebaran, PLBN Motaain Dipadati Pelintas Batas RI - Timor Leste
“Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat 583 pelintas domestik dalam tiga hari terakhir. Perlintasan tersebut didominasi oleh masyarakat yang melakukan perjalanan untuk silaturahmi dan kunjungan keluarga selama libur Lebaran,” ujar Hariman pada Kamis (19/3).
BACA JUGA: PLBN Aruk Mencatat Lonjakan Pemudik dari Malaysia, Jumlah Pelintas Batas 1.510 Orang
Selain pergerakan penumpang, Hariman juga mengungkapkan adanya peningkatan aktivitas logistik di kawasan Pelabuhan Sungai Nyamuk.
Disampaikan bahwa dalam periode yang sama tercatat delapan kapal berlabuh dan melakukan kegiatan bongkar muatan.
Adapun barang yang didistribusikan meliputi kebutuhan pokok sembako, bahan bakar minyak (BBM), serta barang campuran lainnya guna memastikan ketersediaan pasokan bagi masyarakat Sebatik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Meskipun fasilitas PLBN Sebatik belum beroperasi secara penuh, kesiapsiagaan petugas dalam melakukan pengawasan dan pelayanan di kawasan perbatasan tetap berjalan optimal guna menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat.
Ke depan, diharapkan operasional penuh PLBN Sebatik dapat segera terealisasi sehingga kualitas pelayanan lintas batas semakin meningkat dan mampu mendukung mobilitas masyarakat perbatasan secara berkelanjutan, khususnya pada momen-momen tertentu seperti Hari Raya Idulfitri. (sam/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu




