JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah sempat memuncak dan dipadati ribuan kendaraan, arus mudik Lebaran 2026 di sejumlah titik kini mulai menunjukkan tanda-tanda melandai.
Di Jembatan Suramadu, Jawa Timur, hingga Simpang Gobing, Garut, Jawa Barat, lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar tanpa penumpukan berarti.
Menurut pantauan jurnalis Kompas TV, Alfian Rahman, arus kendaraan yang melintas di Jembatan Suramadu, Jumat (20/3/2026) siang hingga malam hari, terpantau mengalir stabil.
Tidak terlihat antrean panjang maupun penumpukan di gerbang tol. Kondisi ini berbeda dibandingkan sehari sebelumnya yang menjadi puncak arus mudik.
Baca Juga: One Way Cipali Resmi Berakhir, Arus Tol Kembali Normal Jelang Lebaran 2026
Pada Kamis (19/3/2026), jumlah kendaraan yang melintas dilaporkan mencapai sekitar 11.000 unit, jauh di atas rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 3.000 kendaraan.
Arus kendaraan di Suramadu didominasi oleh pemudik sepeda motor. Kondisi ini menjadi ciri khas jalur penghubung Surabaya-Madura tersebut saat musim mudik.
Lonjakan jumlah kendaraan roda dua sebelumnya bahkan sempat memicu penerapan rekayasa lalu lintas sementara.
Untuk mengurai kepadatan saat puncak mudik, petugas sempat membuka jalur kendaraan roda empat untuk digunakan oleh pemudik roda dua.
Namun, rekayasa tersebut kini sudah dihentikan karena kondisi lalu lintas kembali normal dan jalur roda dua dinilai sudah mencukupi.
Baca Juga: Arus Mudik Tol Cileunyi Ramai Lancar, Puncak Terjadi di Kamis 19 Maret 2026
Meski kondisi lalu lintas relatif lancar, petugas tetap mengimbau pemudik untuk berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari.
Pasalnya, berdasarkan prakiraan cuaca, angin kencang berpotensi terjadi di kawasan Jembatan Suramadu yang berada di atas laut.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- arus mudik Suramadu 2026
- Simpang Gobing Garut
- lalu lintas Surabaya Madura
- mudik Lebaran 2026
- jalur alternatif Garut
- arus mudik ke garut





