jpnn.com, KABUPATEN SEMARANG - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot memastikan cadangan BBM nasional dalam kondisi aman di level 27 hingga 28 hari, melampaui regulasi minimum pemerintah untuk mendukung kelancaran mudik Idulfitri 1447 H.
Hal ini ditegaskan Yuliot saat meninjau ketersediaan energi di Rest Area 379 A Batang-Semarang, Rabu (18/3). Yuliot mengungkapkan ketahanan stok BBM nasional saat ini berada di atas ketentuan minimum yang telah ditetapkan pemerintah.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Andalkan Inovasi Block Mode untuk Jaga Stok BBM Tetap Aman
“Cadangan minimal sesuai regulasi adalah 21 hari. Sementara saat ini, cadangan yang kita siapkan bersifat fluktuatif, berada di kisaran 27 hingga 28 hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa angka tersebut terus dijaga melalui distribusi yang berkelanjutan, baik dari kilang domestik maupun pasokan impor.
BACA JUGA: Pakar Sebut Masyarakat Perlu di Edukasi soal Stok BBM
Dengan demikian, kebutuhan BBM selama masa Ramadan dan Idulfitri aman dan masyarakat diharapkan tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM selama periode mudik dan libur Idulfitri.
Lebih lanjut, Yuliot menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah menerapkan kebijakan untuk menjaga stabilitas dan menjaga ketenangan di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Kombes Putu Kholis: Stok BBM Aman, Warga tak Perlu Panic Buying
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengungkapkan Pertamina senantiasa berupaya menjaga pasokan energi. Namun demikian, dalam menghadapi konflik Timur Tengah, Pertamina mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dan membeli sesuai kebutuhan.
"Pertamina berkoordinasi dengan entitas terkait dan aparat penegak hukum untuk menjaga distribusi energi. Bagi oknum yang melakukan penimbunan, akan ditindak tegas karena merugikan hak orang lain," jelas Baron.
Untuk menjaga kenyamanan masyarakat, Pertamina juga menghadirkan berbagai layanan tambahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pertamina telah menyediakan Serambi MyPertamina di sejumlah rest area, serta wilayah wisata. Layanan ini mengalami peningkatan fasilitas dari tahun ke tahun, sebagai tempat rehat yang nyaman dan menyenangkan.
Di Serambi MyPertamina, pemudik dapat memanfaatkan layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, saturasi oksigen, hingga cek kondisi kesehatan dasar. Selain itu, tersedia pula fasilitas kursi pijat untuk relaksasi, serta area bermain anak guna membantu keluarga melepas lelah selama perjalanan.
“Semua ini kami siapkan agar masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman, tetap sehat, dan perjalanan mudik menjadi lebih aman dan menyenangkan,” tambah Yuliot.
Pemerintah bersama Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat, sehingga momen Ramadan dan Idulfitri dapat dilalui dengan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan Danantara.(ikl/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




