Bern: Swiss menyatakan tidak akan mengeluarkan izin bagi perusahaan untuk mengekspor senjata ke Amerika Serikat karena serangan yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Salah satu penilain penting dari Swiss mengambil kebijakan itu adalah alasan netralitas negara tersebut.
“Ekspor material perang ke negara-negara yang terlibat dalam konflik bersenjata internasional dengan Iran tidak dapat diizinkan selama konflik berlangsung,” kata Pemerintah Swiss dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat 20 Maret 2026.
“Ekspor material perang ke AS saat ini tidak dapat diizinkan,” tambahnya.
Akhir pekan lalu Pemerintah Swiss mengatakan, telah menolak dua permintaan AS untuk penerbangan lintas wilayah udara terkait Iran, tetapi mengizinkan tiga permintaan lainnya, juga dengan alasan hukum netralitas Swiss.
Setelah invasi Irak yang dipimpin AS pada tahun 2003, Swiss memberlakukan larangan penerbangan di atas wilayah udara Swiss dan ekspor senjata ke negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut. Larangan tersebut kemudian dicabut.
Pemerintah Swiss juga menyatakan bahwa sejak serangan Israel dan AS terhadap Iran pada 28 Februari, tidak ada izin baru yang dikeluarkan untuk ekspor material perang ke AS.
Pemerintah mencatat bahwa tidak ada izin definitif untuk ekspor material perang ke Israel yang diberikan selama beberapa tahun.
Pemerintah mengatakan bahwa sekelompok ahli akan secara berkala meninjau perkembangan ekspor barang-barang terkait ke AS dan menilai apakah langkah-langkah diperlukan berdasarkan hukum netralitas.




