JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengatakan, hujan yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (20/3/2026) sore sampai malam menjelang Hari Raya Idul Fitri berpotensi membawa dampak positif bagi pelaksanaan Shalat Id, Sabtu (21/3/2026) pagi.
Menurut dia, hujan yang turun di sejumlah titik di DKI Jakarta dan wilayah Jabodetabek pada malam hari bersifat singkat dan justru membantu memperbaiki kualitas udara.
“Ini sebenarnya hal yang positif ya, karena hujannya sebentar. Setelah beberapa hari ini cukup panas sehingga kualitas udara sendiri sedikit menurun di Jakarta ini, sehingga setelah hujan malam ini harapannya besok Shalat Id itu dengan suasana cuaca kualitas udara yang lebih segar," kata Teuku, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat malam.
Teuku menuturkan, saat ini Indonesia tengah memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Baca juga: Hujan Tak Halangi Warga Rayakan Malam Takbiran di Bundaran HI Jakarta
Dalam periode ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di berbagai daerah.
Namun demikian, secara umum kondisi cuaca saat pelaksanaan Shalat Id diperkirakan cukup kondusif, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta, karena hujan yang terjadi tidak berlangsung lama.
BMKG juga mengingatkan bahwa selama periode mudik Lebaran, terdapat beberapa wilayah yang perlu diwaspadai karena berpotensi mengalami hujan lebat, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.
Meski demikian, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, hujan yang turun menjelang hari raya diharapkan justru menciptakan suasana ibadah yang lebih nyaman.
Selain itu, BMKG memastikan bahwa secara umum kondisi angin, gelombang laut, dan arus laut selama libur Lebaran berada dalam kondisi relatif aman sehingga tidak mengganggu aktivitas transportasi, termasuk pelayaran.
Baca juga: Prediksi Cuaca Saat Lebaran 2026, Berpotensi Hujan Ringan di Jakarta
Teuku menambahkan, pihaknya bersama instansi terkait juga melakukan operasi modifikasi cuaca di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, guna mengantisipasi potensi hujan ekstrem.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat diimbau tetap memantau informasi cuaca terkini, namun tidak perlu khawatir berlebihan karena situasi secara umum masih terkendali.
“Harapannya mudik dan libur Lebaran tahun ini berjalan dengan lancar dan penuh kebahagiaan,” kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




