JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan nilai transaksi ekonomi di Jakarta selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah telah mencapai Rp 21 triliun hingga Jumat (20/3/2026).
Capaian tersebut dinilai masih berpotensi meningkat, mengingat masih ada beberapa hari tersisa menjelang puncak Lebaran.
“Masih ada lima hari, dan kami ingin memecahkan rekor. Harapannya di atas Rp 23–24 triliun,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jumat.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan peningkatan transaksi tersebut didorong oleh program diskon yang digelar sejak awal Maret 2026.
“Cut-off hari ini, 20 Maret, transaksinya sudah di atas Rp 21 triliun,” kata Suharini.
Baca juga: Program Mudik ke Jakarta Berikan Diskon Belanja 80 Persen hingga Paket Wisata
Menurut dia, kontribusi transaksi tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari ritel, pusat perbelanjaan, hingga perhotelan.
Suharini menyebut sejumlah pusat ekonomi seperti kawasan Tanah Abang turut menjadi penyumbang utama dalam perputaran uang selama Ramadan.
Selain itu, sektor perhotelan juga mengalami peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
“Jadi ‘Mudik ke Jakarta’ di Semarang sendiri transaksinya di angka 8,46 miliar, kemudian di Surabaya sekian miliar,” ujar Suharini.
Baca juga: Blok M Sepi Menjelang Lebaran, Pengunjung Restoran Viral “Berasa VIP”
Program Mudik ke JakartaSebelumnya, Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program “Mudik ke Jakarta” untuk menarik wisatawan datang ke Jakarta selama libur Idul Fitri 2026.
Program ini menawarkan berbagai promo, mulai dari diskon belanja hingga 80 persen di pusat perbelanjaan hingga paket wisata ke sejumlah destinasi populer di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan program tersebut mengusung tema “Jakarta Lengang, Liburan dan Belanja Senang, Cuan Datang.”
Menurut dia, meski jutaan warga Jakarta diperkirakan pulang ke kampung halaman saat Lebaran, ibu kota tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana yang lebih sepi.
“Mudik ke Jakarta ini adalah program yang baru pertama kali dan mudah-mudahan masyarakat bisa menikmati program ini,” ujar Pramono usai rapat pimpinan di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Jakarta Sepi Jelang Lebaran, Driver Taksi Online Justru Kebanjiran Order
Sejumlah mal akan menggelar Ramadan Sale dengan potongan harga hingga 80 persen. Program diskon tersebut berlangsung mulai 4 Maret hingga 31 Maret 2026.




