Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak masyarakat untuk menjaga Jakarta saat perayaan malam takbiran. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di acara puncak perayaan Ied Mubarak 2026, yaitu 'Jakarta Bedug Kolosal' yang dihelat di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (20/3).
"Mari kita rayakan malam takbiran ini dengan semangat jaga Jakarta," ucap Pramono.
Mengenai maksud semangat jaga Jakarta tersebut, Pramono menyebutkan meliputi menjaga ketertiban, keamanan, hingga kebersihan Kota Jakarta.
"Tetap menjaga ketertiban, keamanan, kebersihan kota kita tercinta," kata Pramono.
Dengan semangat jaga Jakarta, Pramono menginginkan Jakarta menjadi tuan rumah yang baik bagi para warganya. Hal itu harus ditandai dengan adanya kenyamanan di dalamnya.
"Agar Jakarta tetap menjadi tuan rumah yang nyaman bagi seluruh warganya," ujar Pramono.
Hal ini terlihat ketika puncak perayaan Ied Mubarak berlangsung di Bundaran HI. Meskipun para pengunjung memadati area ini, Jakarta terlihat semarak namun tetap tertib.
Ketika acara berlangsung, bedug-bedug terasa tak berhenti ditabuh. Takbir pun terus berkumandang mengiringinya.
"Dentuman bedug yang menggema menjadi simbol semangat kebersamaan bagi seluruh warga Jakarta, merupakan kekuatan tradisi yang selalu dijaga dan sekaligus kemeriahan Jakarta dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri," tutur Pramono.





