Arus Mudik 2026 Naik 4,62 Persen, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Arus Balik

kompas.com
22 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Arus mudik Lebaran 2026 tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Agus Suryonugroho mengatakan, secara umum arus mudik tahun ini masih terkendali meski terjadi kenaikan volume kendaraan.

“Jadi memang tahun ini cukup beda, karena ada peningkatan arus mudik sejumlah 270 ribu dibandingkan tahun 2025. Ada peningkatan 4,62 persen,” ujar Agus dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (20/3/2026).

Seiring peningkatan tersebut, pemerintah mengantisipasi potensi kepadatan saat arus balik.

Baca juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Kali

Salah satu langkah yang ditempuh adalah pemberian kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan mengatakan, kebijakan WFA diberikan pada 25 hingga 27 Maret 2026 agar masyarakat dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke kota asal.

“Pemerintah sudah memberikan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 25, 26, 27, sehingga untuk seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan balik ini diimbau untuk melaksanakan balik pada tanggal-tanggal tersebut,” kata Aan di Polda Metro Jaya, Jumat.

Selain arus balik, pemerintah juga mewaspadai potensi lonjakan kendaraan akibat mobilitas masyarakat untuk berwisata setelah Lebaran.

Baca juga: Korlantas Polri Resmi Hentikan One Way Nasional Arus Mudik 2026 Hari Ini

Aan menyebut, pada H+1 Lebaran, masyarakat diperkirakan akan memanfaatkan waktu libur untuk bepergian ke berbagai destinasi wisata, sehingga berpotensi menambah kepadatan di sejumlah ruas jalan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Masih ada ke depan yang akan dihadapi, yaitu arus wisata, karena H+1 masyarakat Indonesia akan memanfaatkan libur Lebaran ini untuk berwisata, aglomerasi. Ini juga sudah dilaporkan dari seluruh Kapolda dan telah disiapkan,” ujarnya.

Menurut dia, berbagai langkah antisipasi tersebut dilakukan untuk menekan volume kendaraan dan menjaga kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Sudewo Shalat Id di Masjid KPK, Titip Pesan untuk Warga Pati
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Raffi dan Nagita Dikabarkan Adopsi Bayi Lagi? Ini Fakta Sebenarnya
• 11 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Khatib ajak masyarakat Hutanabolon tidak terlarut dalam kesedihan
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
PBVSI Bocorkan 4 Pemain Naturalisasi Asal Brasil untuk Timnas Voli Indonesia: Berusia 17 Tahun
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.