Bisnis.com, MEDAN — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan agenda Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, yang akan diisi dengan kunjungan kerja ke Sumatera Utara dan Aceh Tamiang.
Dalam keterangan pers pada Jumat (20/3/2026), Teddy menjelaskan bahwa Presiden sebelumnya juga menghabiskan momen pergantian tahun di wilayah Sumatera Utara, tepatnya di Tapanuli Selatan bersama gubernur setempat.
“Bapak Presiden menghabiskan malam tahun baru di Sumatera Utara, sama Pak Gubernur juga, tepatnya di Tapanuli Selatan. Kemudian hari ini beliau ingin lagi setelah 3 bulan sekalian mengecek, kemudian malam takbiran di Sumatera Utara,” tuturnya kepada wartawan.
Menurut Teddy, Presiden akan melaksanakan salat Idulfitri di Aceh Tamiang bersama masyarakat setempat. Rombongan dijadwalkan terbang ke Aceh pada pagi hari setelah malam takbiran di Sumatera Utara.
Salat Id direncanakan berlangsung di lokasi yang berdekatan dengan hunian para pengungsi, namun tetap terbuka untuk seluruh warga Aceh Tamiang.
Bahkan, selain ibadah, kata Teddy, Presiden Ke-8 RI itu juga dijadwalkan membagikan paket sembako kepada masyarakat, sekaligus meninjau langsung kondisi di lapangan.
Baca Juga
- Seskab Teddy: Prabowo Dijadwalkan Takbiran di Sumut, Salat Id di Aceh
- Seskab Sapa Pemudik di Pasar Senen, KA Ekonomi Jadi Favorit
- Seskab Teddy: Tiket Kereta Kerakyatan Lebih Murah, Fasilitas Naik untuk Mudik
Teddy menyebut sejumlah pejabat sudah berada di lokasi untuk mempersiapkan kunjungan tersebut, termasuk Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pekerjaan Umum.
“Jadi salat Id, kemudian salat Id-nya kebetulan rencana di dekat dengan hunian yang ditempati oleh para pengungsi. Dan salat Id untuk seluruh warga Aceh Tamiang sebenarnya. Jadi nanti tentunya gabungan pengurus Pemda di sana, Bupati menyampaikan ada beberapa tempat. Kemudian kita juga bagikan paket sembako juga,” jelasnya.
Fokus Infrastruktur dan Daerah TerdampakSebelumnya, Presiden juga telah meresmikan ratusan jembatan secara virtual. Namun, menurut Teddy, peninjauan langsung jembatan tidak menjadi agenda utama dalam kunjungan kali ini karena keterbatasan waktu.
Dia menegaskan bahwa perhatian pemerintah tetap tertuju pada pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah terdampak bencana dan wilayah terpencil, termasuk jembatan perintis untuk akses pendidikan.
“Fokusnya tetap pada daerah bencana dan akses masyarakat, termasuk untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.
Laporan dari Satgas dan Pemerintah DaerahDalam kunjungan tersebut, Presiden juga akan menerima laporan langsung dari berbagai pihak, termasuk kepala satuan tugas pembangunan serta pemerintah daerah.
Dengan agenda ini, pemerintah berharap dapat memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kemudian fokus Bapak Presiden selain jembatan di daerah bencana, kemudian jembatan perintis untuk anak-anak sekolah, jadinya yang Anda lihat video, TV, dan fotonya itu ya. Kemudian tentunya besok ada Kepala Satgasnya juga, Pak Kasad. Tentunya beliau akan melaporkan juga, gitu kira-kira,” pungkas Teddy.





