Denpasar: Kepolisian Daerah (Polda) Bali memfokuskan pengamanan malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di lima masjid di Kota Denpasar. Sebanyak 495 personel diterjunkan dalam rangka Operasi Ketupat Agung 2026 guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Bali.
“Momentum ini menunjukkan wajah Bali sebagai pulau toleransi. Dua perayaan besar yang berlangsung hampir bersamaan dapat berjalan berdampingan dengan penuh saling menghormati. Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya, dilansir dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026.
Lima masjid yang menjadi prioritas pengamanan yakni Masjid Baiturahman di Jalan Ahmad Yani, Masjid Ukhuwah di Jalan Kalimantan, Masjid Baitul Makmur di Jalan Gunung Merbuk Tegal, Masjid At-Taqwa Polda Bali di Jalan WR. Supratman, serta Masjid An-Nur di Jalan Diponegoro.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan tidak hanya melalui penjagaan di lokasi, tetapi juga dengan menjalin koordinasi bersama pengurus masjid.
Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan pola pengamanan dengan karakteristik pelaksanaan takbiran di masing-masing tempat.
Selain itu, Polda Bali mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan takbiran keliling menggunakan kendaraan. Imbauan ini bertujuan menjaga kekhusyukan ibadah sekaligus menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat guna memastikan situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.
Di Bali, pelaksanaan malam takbiran tahun ini berlangsung berdampingan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, khususnya momen Ngembak Geni bagi umat Hindu.
Kondisi ini semakin menegaskan nilai toleransi yang hidup dalam keseharian masyarakat Bali.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, tertib, dan saling menghormati, sehingga perayaan ini membawa kedamaian bagi semua,” ungkap Ariasandy.




