Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan musuh-musuh Iran telah dikalahkan. Dia memuji keteguhan hati rakyat Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Pernyataan terbaru dari Mojtaba ini dibacakan di televisi Iran pada Jumat (20/3). Tidak ada rekaman suara atau kehadiran Mojtaba usai pidatonya disebarkan ke rakyat Iran.
"Rakyat Iran telah memberikan pukulan telak kepadanya (musuh) sehingga ia sekarang mulai mengucapkan kata-kata yang kontradiktif dan omong kosong," kata Mojtaba Khamenei dalam pesan tertulis untuk Nowruz, Tahun Baru Persia, dilansir AFP, Sabtu (21/3/2026).
Mojtaba mengatakan persatuan di antara rakyat Iran menjadi kekuatan dalam melawan AS dan Israel. Dia menyebut musuh Iran telah dikalahkan oleh persatuan rakyatnya.
"Saat ini, karena persatuan khusus yang telah tercipta di antara kalian, saudara-saudara sebangsa kami -- terlepas dari semua perbedaan asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik -- musuh telah dikalahkan," kata Mojtaba Khamenei dalam pesan tersebut.
Dilansir Al Jazeera, Mojtaba juga menyinggung AS dan Israel keliru dapat menguasai Iran usai melakukan serangan gabungan. Dia mengatakan kematian sejumlah petinggi Iran juga tidak membuat kedua negara itu bisa menguasai pemerintahan Iran.
"Khayalan bahwa jika puncak rezim dan tokoh-tokoh militer berpengaruh tertentu mencapai kemartiran, itu akan menanamkan rasa takut dan keputusasaan pada rakyat kita tercinta... dan melalui cara ini, mimpi untuk mendominasi Iran dan kemudian memecah belahnya akan terwujud," katanya.
Mojtaba menyebut hal sebaliknya justru kini terjadi di kubu AS dan Israel. "Telah muncul keretakan di pihak musuh," tambahnya.
Mojtaba Khamenei belum muncul di depan umum sejak ditunjuk untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan udara Israel. Mojtaba sejauh ini hanya mengeluarkan pernyataan tertulis.
(ygs/ygs)





