KONFEDERASI Sepak Bola Asia (AFC) resmi menghentikan proses bidding atau penawaran tuan rumah untuk gelaran Piala Asia 2031 dan 2035. Keputusan ini diambil menyusul adanya perubahan kebijakan kalender kompetisi internasional dari federasi sepak bola dunia, FIFA.
Dalam keterangan resminya yang dirilis pada Jumat (20/3), AFC menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk sinkronisasi terhadap permintaan FIFA.
FIFA meminta agar pelaksanaan turnamen kontinental, termasuk Piala Asia, digeser ke tahun genap guna menyesuaikan jadwal global yang lebih harmonis.
Baca juga : AFC Nyatakan Malaysia Kalah WO 0-3 Dua Kali Sehingga Gagal Lolos ke Piala Asia 2027
"AFC mengikuti arahan itu dan akan menyesuaikan kompetisi sesuai dengan petunjuk tersebut," tulis pernyataan resmi AFC.
Penataan Ulang Kalender KompetisiPenghentian proses bidding ini bersifat strategis agar transisi perubahan jadwal dapat berjalan lebih matang.
Saat ini, AFC tengah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap dampak yang muncul akibat pergeseran tahun penyelenggaraan tersebut.
Baca juga : Timnas Putri Iran Dicap Pengkhianat, Ini Alasannya
Dengan menghentikan proses yang tengah berjalan, AFC berharap penentuan tuan rumah di masa depan dapat dilakukan dalam kerangka kerja yang lebih tertata.
"Kami ingin supaya semuanya lebih jelas dan terstruktur," tambah pihak AFC.
Langkah ini juga berdampak pada sejumlah negara anggota yang telah menyatakan minatnya. AFC menyampaikan apresiasi kepada seluruh federasi nasional yang telah berpartisipasi dalam tahap awal penawaran.
Terkait jadwal terbaru dan peluang penawaran di masa mendatang, pihak konfederasi berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah revisi kalender rampung.
"Rincian lanjutan soal kalender kompetisi yang sudah direvisi, termasuk tentang informasi peluang penawaran pada masa mendatang akan diumumkan kemudian," jelas AFC.
Nasib Penawaran IndonesiaSebelum pengumuman ini keluar, persaingan memperebutkan kursi tuan rumah sebenarnya telah memanas. Pada Februari 2026, AFC sempat merilis daftar negara yang masuk dalam bursa calon penyelenggara.
Untuk Piala Asia 2031, Indonesia tercatat sebagai salah satu kandidat kuat. Indonesia bersaing dengan lima peminat lainnya, yakni Australia, India, Korea Selatan, Kuwait, serta konsorsium gabungan dari Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Sementara itu, untuk edisi Piala Asia 2035, terdapat empat negara yang telah mengajukan diri, yaitu Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Kuwait.
Dengan adanya penangguhan ini, status penawaran dari negara-negara tersebut akan menunggu ketetapan regulasi dan kalender baru yang tengah disusun oleh AFC. (Ant/Z-1)





