Bamsoet Nilai Pengungkapan Kasus Teror Air Keras Bukti Negara Bukan Dalang, Minta Usut Aktor Intelektual

pantau.com
13 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet menilai pengungkapan pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis sekaligus Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjadi bukti bahwa unsur negara atau pemerintah bukan aktor intelektual di balik aksi teror tersebut.

Respons Cepat Aparat Jadi Sorotan

Bamsoet menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto mengutuk keras aksi teror tersebut dan mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus hingga ke dalangnya.

Ia mengatakan, "Respons cepat TNI-Polri mengungkap kasus tersebut menunjukkan ketaatan kedua institusi melindungi serta merawat citra negara dan pemerintah di mata masyarakat serta komunitas internasional,".

Menurutnya, respons cepat TNI dan Polri sangat penting dalam menjaga citra negara serta menunjukkan komitmen terhadap perlindungan masyarakat.

Ia menegaskan langkah tersebut juga berperan dalam merawat kemurnian demokrasi dan menjaga citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Bamsoet turut mengapresiasi kinerja TNI dan Polri yang dinilai sigap dalam mengungkap, mengidentifikasi, dan menangkap para pelaku.

Desak Pengungkapan Motif dan Dalang

Bamsoet menyatakan bahwa motif yang melatarbelakangi aksi keempat pelaku harus terus diselidiki secara mendalam, baik melalui mekanisme internal TNI maupun proses hukum.

Ia menilai aksi teror, intimidasi, dan penganiayaan terhadap pihak yang menyuarakan kritik kepada pemerintah justru merugikan pemerintah dan institusi negara.

Ia mengatakan, "Dengan respons seperti itu, TNI dan Polri menjelaskan bahwa negara dan pemerintah tidak membungkam kritik dari publik,".

Bamsoet menegaskan penanganan kasus tidak boleh berhenti pada penangkapan dan penghukuman pelaku, tetapi harus dilanjutkan hingga mengungkap motif dan aktor intelektual di balik kejadian tersebut.

Ia menilai kasus ini menunjukkan adanya potensi tindakan oknum dalam institusi negara yang dapat mencoreng citra pemerintah.

Ia juga mengingatkan bahwa aksi teror dan intimidasi terhadap pengkritik pemerintah telah beberapa kali terjadi belakangan ini.

Ia mengatakan, "Kalau tidak ditangani dengan tindakan tegas, kecenderungan Itu akan merusak kredibilitas negara dan kredibilitas pemerintahan Presiden Prabowo,".


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tol Japek hingga Kalikangkung Lancar saat Hari H Idul Fitri
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Bupati Pati Sudewo Rayakan Lebaran di KPK: Mohon Maaf Lahir dan Batin
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Wapres Gibran dan Pejabat Tinggi Negara akan Salat Idulfitri 2026 di Istiqlal
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Idul Fitri, Pasbata Datangi Rumah Efendi demi Hidupkan Masa Depan agar Tak Hilang
• 22 jam laludisway.id
thumb
Lebaran 2026, Sejumlah Ruas Tol di Jakarta Macet Siang Ini
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.