6.673 Narapidana di DKI Jakarta Terima Remisi Khusus Idul Fitri, 109 Orang Langsung Bebas

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak 6.673 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana di wilayah DKI Jakarta menerima Remisi Khusus (RK) dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi tersebut dilaksanakan secara simbolis usai Shalat Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) DKI Jakarta, Heri Azhari.

"Remisi adalah hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan menjadi indikator keberhasilan pembinaan. Ini menunjukkan bahwa negara hadir memberikan penghargaan atas perubahan perilaku ke arah yang lebih baik," ujar Heri, dikutip dari Antara, Sabtu. 

Rincian Penerima Remisi di Wilayah DKI Jakarta

Heri menjelaskan, dari total 6.673 narapidana yang menerima pengurangan masa tahanan tersebut, terdapat dua kategori remisi yang diberikan:

  1. Remisi Khusus I (RK I): Sebanyak 6.564 orang (pengurangan sebagian masa tahanan).
  2. Remisi Khusus II (RK II): Sebanyak 109 orang (langsung bebas).

Baca juga: 75 Persen Napi Lapas Blitar Dapat Remisi Idul Fitri, 4 Langsung Bebas

Khusus di Lapas Narkotika Jakarta, tercatat sebanyak 1.595 warga binaan yang mendapatkan remisi. Rinciannya, 1.580 orang menerima RK I dan 15 orang lainnya menerima RK II.

Instrumen Reintegrasi Sosial

Heri menekankan, pemberian remisi merupakan bagian integral dari sistem pemasyarakatan yang menitikberatkan pada proses pembinaan dan reintegrasi sosial.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menyebutkan bahwa momentum Idul Fitri menjadi sarana refleksi bagi seluruh warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

"Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan keaktifan dalam mengikuti program pembinaan," kata Syarpani.

Harapan Pasca-Lebaran

Pihak lapas berharap pemberian hak ini dapat menjadi stimulus bagi para warga binaan untuk tetap berkelakuan baik hingga masa pidananya usai.

"Kami berharap ini menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya," tambahnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Syarpani juga optimistis bahwa dengan adanya remisi ini, warga binaan akan semakin termotivasi mengikuti program pembinaan secara optimal agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih produktif.

"Diharapkan seluruh warga binaan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan produktif," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Detik-detik Mencekam Jurnalis TV Rusia Terluka Akibat Jadi Sasaran Rudal Israel saat Liputan di Lebanon Viral
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Menikmati empuknya satai Cempe Lemu yang menggoyang lidah
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
PSSI Umumkan 24 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Ernando Tak Masuk Skuad
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Idul Fitri 1447 H, Prabowo Ajak Perkuat Kebersamaan dan Persatuan Bangsa
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Uang THR Masih Sisa? Cermati Saham Berkualitas Ini buat Investasi Jangka Panjang
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.