Bisnis.com, SEMARANG – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah, menjadi pilihan masyarakat luar kota untuk melaksanakan Salat Id di Kota Lumpia ini.
Pantauan Bisnis di lokasi sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat telah berbondong-bondong mendatangi masjid ini bersama keluarga mereka. Beberapa masyarakat datang dengan kendaraan roda empat, sementara lainnya memilih menggunakan kendaraan roda dua.
Para jemaah hadir dengan anak, istri, atau orang tua mereka untuk melaksanakan salat Id. Tidak jarang para keluarga yang hadir mengenakan pakaian yang seragam, baik dari segi pola pakaian hingga warna pakaian itu sendiri.
Sesampainya di masjid, para jemaah tampak langsung memenuhi barisan pertama di MAJT. Sementara masyarakat yang tidak mendapatkan tempat di barisan awal, memilih melaksanakan salat di halaman masjid.
Baru sekitar pukul 07.00 WIB, salat dimulai dan keheningan mulai terjadi di Masjid Agung Jawa Tengah. Hanya 10 menit berselang, Salat Id telah usai dan sejumlah jemaah memilih untuk melanjutkan aktivitasnya.
Hadi (56) misalnya, seorang pelancong asal Bandung, berencana berwisata di kawasan kota ini selepas melakukan Salat Id di Masjid Agung Jawa Tengah.
Pasalnya ini adalah kali pertama Hadi dan keluarganya melancong ke Semarang. Lebaran Idulfitri ini juga menjadi kali pertama Hadi datang ke Masjid Agung Jawa Tengah.
"Memang sudah viral dari dulunya. Jadi sudah lama ingin ke sini [Masjid Agung Jawa Tengah]," katanya ketika ditemui Bisnis, Sabtu (21/3/2026).
Menggunakan kendaraan roda empat dari Bandung, Hadi sekaligus bermalam di rumah saudaranya yang telah lama tidak dia temui. Selepas itu, Hadi berencana berwisata kuliner di kawasan Semarang dan sekitarnya.
"Setelah ini pastinya kami akan wisata kuliner. Yang jelas akan ke Lawang Sewu. Saya juga rencananya mau ke Jepara," katanya.
Senada, Vito (42), seorang perantau asal Blora juga memilih melaksanakan Salat Id setiap tahunnya di Masjid Agung Jawa Tengah. Bersama anak dan istrinya, pilihan itu ditetapkan Vito lantaran ramainya masjid ini saat Salat Id.
Selain itu, penampilan masjid yang dinilai megah juga menjadi alasan lainnya, lantaran dia dan keluarga dapat berswafoto di salah satu masjid terbesar di Indonesia ini. Sudah tiga tahun lamanya dia rutin menjalankan salat Id di masjid ini.
"Ya di sini sih penampilannya megah ya Buat foto juga bagus. Jadi bisa masuk ke media sosial," kelakarnya, Sabtu (21/3/2026).
Adapun Masjid Agung Jawa Tengah dibangun di atas lahan seluas sekitar 10 hektar. Melansir laman resminya, masjid ini bahkan menelan biaya pembangunan yang mencapai puluhan miliar rupiah.
Arsitektur masjid ini menggabungkan unsur tradisional Jawa dengan sentuhan modern, yang diharapkan mampu menciptakan harmoni yang memukau.
Kubah besar, menara tinggi, dan ornamen-ornamen indah menjadi ciri khas yang membedakan Masjid Agung Jawa Tengah dari masjid-masjid lainnya.
Gagasan untuk membangun masjid ini sebetulnya telah muncul pada awal tahun 2000-an. Namun, baru pada tanggal 26 Desember 2001, Gubernur Jawa Tengah saat itu, Bibit Waluyo, secara resmi meluncurkan program pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah. Baru pada 2004, masjid ini diresmikan.
Baca Juga
- Khotbah Salat Id Istiqlal Soroti Program MBG dan Palestina
- Usai Salat Id, Prabowo Bagikan Sembako & Beri Pesan Idulfitri ke Warga Aceh Tamiang
- Presiden Prabowo Tunaikan Salat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang, Didampingi Teddy dan Tito





