Jakarta (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan selamat Idul Fitri 1447 H kepada sekalian umat Muslim, khususnya masyarakat Muslim di Rusia yang senantiasa berjasa dalam memajukan negara.
Dalam pernyataan tertulis Presiden Putin via Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, dipantau Sabtu, Putin mengakui Idul Fitri sebagai momentum umat Muslim “menjunjung tinggi nilai-nilai kemurahan hati dan kasih sayang, serta mengingatkan pada nilai-nilai abadi Islam”.
“Saya ingin menegaskan bahwa umat Islam Rusia menjunjung tinggi tradisi sejarah dan spiritual warisan para leluhur serta merayakan hari raya ini secara luas di tengah komunitas dan dalam lingkungan keluarga,” kata Presiden Rusia.
Umat Muslim di Rusia konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan amal, budaya, edukasi, serta acara bagi anak-anak dalam skala besar selama bulan Ramadhan ini, yang Putin sebut sebagai tradisi yang baik.
Ia berkata bahwa organisasi Muslim telah memberikan kontribusi yang konstruktif bagi penguatan institusi keluarga, pembinaan generasi muda, serta pengembangan dialog yang konstruktif dengan lembaga negara dan masyarakat.
Baca juga: Dubes Tolchenov: Iftar jadi penyambung persahabatan Muslim RI-Rusia
Mereka juga senantiasa memberi perhatian besar pada pelaksanaan berbagai inisiatif patriotik, pendidikan, serta kemanusiaan, kata Putin.
“Kata-kata penghargaan khusus saya sampaikan kepada para penganut Islam yang bahu-membahu bersama rekan-rekan seperjuangan membela kebebasan dan kemerdekaan Tanah Air,” ucap Presiden Rusia.
Ia juga memuji umat Muslim yang senantiasa memberikan dukungan kepada keluarga serta orang-orang terdekat mereka, khususnya kepada para pahlawan negara.
Putin menyampaikan harapan agar umat Muslim di Rusia senantiasa mendapat kesehatan, kesuksesan, dan segala yang terbaik.
Adapun masyarakat Muslim di Rusia diketahui telah merayakan Idul Fitri 1447 H, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, pada 20 Maret 2026.
Baca juga: Dubes: Potensi kerja sama pendidikan, dialog Islam RI-Rusia amat luas
Dalam pernyataan tertulis Presiden Putin via Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, dipantau Sabtu, Putin mengakui Idul Fitri sebagai momentum umat Muslim “menjunjung tinggi nilai-nilai kemurahan hati dan kasih sayang, serta mengingatkan pada nilai-nilai abadi Islam”.
“Saya ingin menegaskan bahwa umat Islam Rusia menjunjung tinggi tradisi sejarah dan spiritual warisan para leluhur serta merayakan hari raya ini secara luas di tengah komunitas dan dalam lingkungan keluarga,” kata Presiden Rusia.
Umat Muslim di Rusia konsisten menyelenggarakan berbagai kegiatan amal, budaya, edukasi, serta acara bagi anak-anak dalam skala besar selama bulan Ramadhan ini, yang Putin sebut sebagai tradisi yang baik.
Ia berkata bahwa organisasi Muslim telah memberikan kontribusi yang konstruktif bagi penguatan institusi keluarga, pembinaan generasi muda, serta pengembangan dialog yang konstruktif dengan lembaga negara dan masyarakat.
Baca juga: Dubes Tolchenov: Iftar jadi penyambung persahabatan Muslim RI-Rusia
Mereka juga senantiasa memberi perhatian besar pada pelaksanaan berbagai inisiatif patriotik, pendidikan, serta kemanusiaan, kata Putin.
“Kata-kata penghargaan khusus saya sampaikan kepada para penganut Islam yang bahu-membahu bersama rekan-rekan seperjuangan membela kebebasan dan kemerdekaan Tanah Air,” ucap Presiden Rusia.
Ia juga memuji umat Muslim yang senantiasa memberikan dukungan kepada keluarga serta orang-orang terdekat mereka, khususnya kepada para pahlawan negara.
Putin menyampaikan harapan agar umat Muslim di Rusia senantiasa mendapat kesehatan, kesuksesan, dan segala yang terbaik.
Adapun masyarakat Muslim di Rusia diketahui telah merayakan Idul Fitri 1447 H, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, pada 20 Maret 2026.
Baca juga: Dubes: Potensi kerja sama pendidikan, dialog Islam RI-Rusia amat luas





