Bisnis.com, JAKARTA— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat sebanyak 48.668 penumpang berangkat mudik dari sejumlah stasiun utama seperti Gambir dan Pasar Senen pada Sabtu (21/3/2026).
Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan jumlah tersebut merupakan data dinamis hingga pagi hari, dengan arus mudik yang masih terpantau tinggi meski telah memasuki periode Lebaran.
“Kumulatif penumpang berangkat periode 11-21 Maret 2026 532.058 [data dinamis],” kata Franoto dalam keterangan pada Sabtu (21/3/2026).
Franoto menyebutkan keberangkatan penumpang didominasi dari Stasiun Pasar Senen sebanyak 19.238 penumpang dan Stasiun Gambir sebanyak 16.094 penumpang. Selain itu, keberangkatan juga tercatat dari stasiun lain seperti Bekasi, Cikarang, hingga Jatinegara.
Untuk tujuan perjalanan, kota-kota favorit pemudik pada masa angkutan Lebaran tahun ini antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
Franoto mengungkapkan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama masa angkutan Lebaran tahun ini tecermin dari total penjualan tiket. Adapun, jumlah kumulatif penumpang yang sudah membeli dan memesan tiket periode 11 Maret sampai dengan 1 April 2026 yakni 779.403 tiket.
Secara keseluruhan, tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi selama periode tersebut mencapai 72%. Sementara itu, masih tersedia 302.290 kursi untuk keberangkatan hingga 1 April 2026.
Berdasarkan data, puncak penjualan tiket kereta api jarak jauh terjadi pada periode 11–20 Maret 2026 atau menjelang Lebaran, dengan total 483.389 tiket telah terjual.
KAI Daop 1 juga mencatat masih tersedianya ratusan ribu kursi untuk arus balik Lebaran. Untuk keberangkatan 23 Maret hingga 1 April 2026, tersedia sekitar 293.937 tempat duduk. Dari sisi operasional, pada 21 Maret 2026 KAI mengoperasikan 68 perjalanan kereta api jarak jauh reguler, serta tambahan 20 perjalanan KA Lebaran, masing-masing 13 dari Stasiun Gambir dan 7 dari Pasar Senen.
Selain kereta jarak jauh, layanan kereta lokal juga menunjukkan tingkat okupansi yang tinggi. KA Pangrango mencatat okupansi 81% dengan total penumpang 65.679 selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, sementara KA Siliwangi melayani lebih dari 12.000 penumpang hingga 21 Maret.
Secara kumulatif, total kapasitas tempat duduk kereta api jarak jauh dan lokal selama masa angkutan Lebaran mencapai 1.206.620 kursi, dengan total tiket terjual sebanyak 845.620 atau setara okupansi 70%.
Untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran, KAI juga menghadirkan berbagai peningkatan layanan, seperti program hiburan anak, stasiun dan kereta tematik Lebaran, penambahan petugas kebersihan dan keamanan, hingga layanan pelanggan mobile.
Selain itu, KAI turut menjalankan program diskon tarif 30% untuk kelas ekonomi komersial sebagai bagian dari stimulus ekonomi pemerintah yang berlaku pada 14–29 Maret 2026. Khusus di wilayah Daop 1 Jakarta, disediakan 329 ribu kursi dengan sisa sekitar 42 ribu kursi yang masih tersedia.





