Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengklaim tidak ada tindak pidana kriminal hingga tragedi kecelakaan di area Masjid Istiqlal dalam satu bulan belakangan meski jumlah pengunjung meningkat dua kali lipat.
Pernyataan itu dia sampaikan usai menjalani Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Sabtu (21/3/2026). Menurutnya, hal itu tidak lepas dari sistem keamanan Masjid Istiqlal yang mempunyai sekitar 360 CCTV.
Banyaknya kamera pengawas juga memudahkan petugas keamanan untuk saling berkoordinasi jika terjadi sesuatu.
"Istiqlal ini, [jumlah pengunjung] dua kali lipat lebih ramai daripada sebelum-sebelumnya, namun tidak ada accident selama 30 hari ya," ujarnya.
Termasuk tiga hari menjelang salat Id di Masjid Istiqlal, dia menyampaikan bahwa petugas keamanan telah menggelar simulasi yang meliputi pengaturan parkir dengan bekerja sama dengan pihak Gereja Katedral.
"Tiga hari sebelum Lebaran, kami sudah melakukan simulasi-simulasi termasuk pengaturan parkirnya,” jelasnya.
Baca Juga
- Masyarakat Umum Bisa Datang ke Istana Presiden saat Open House Lebaran
- Jelajah Lebaran 2026, Umat Islam Diajak Untuk Konsisten
- JELAJAH LEBARAN 2026: Kisah Mereka yang Setia Mudik di Jalur Pantura...
Nasaruddin menyebut aspek kebersihan turut menjadi prioritas guna memberikan rasa nyaman bagi pengunjung yang datang ke Masjid Istiqlal. Dia menyampaikan bahwa salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara ini mendapatkan pengakuan sebagai Masjid terbersih.
"Jadi Istiqlal ini sampah saja itu berapa truk per hari, tapi langsung bersih pagi harinya karena kami mempertahankan Istiqlal ini sebagai masjid yang paling bersih, efektif, mendapatkan pengakuan dari Bank Dunia di Washington DC," ujar Menag.
Adapun sejumlah pejabat yang hadir dalam Salat Idulfitri 1447 H di Masjid Istiqlal yakni Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka; Ketua MPR Ahmad Muzani; Menteri ATR/BPN Nusron Wahid; Menteri Kebudayaan Fadli Zon; Ketua Komisi VIII Marwan Dasopang; hingga Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin; Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Selain itu, hadir pula Ketua Bawaslu Rahmat Bagja; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudi; Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.





