Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah warga antusias menghadiri gelar griya atau open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Bahkan, mereka rela untuk mengantre sejak pukul 09.00 WIB, meski open house baru dimulai pukul 13.00 WIB.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, warga tampak mengantre di gerbang Majapahit Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang menjadi pintu utama bagi mereka yang akan hadir di open house. Meski begitu, pihak Istana menyediakan tenda-tenda untuk masyarakat berteduh dari panasnya matahari.
Advertisement
Warga Cipinang, Jakarta Timur, bernama Wanto mengaku mengetahui kegiatan open house dari pemberitaan di televisi. Dia datang seorang diri sejak pukul 09.00 WIB.
"Semuanya paket komplet, pengen lihat pejabat juga. Semuanya. Seinget saya kak, tahun kemarin abis salat Id, ini diubah jadi jam 1 siang. Saya sabar menanti," kata Wanto di depan gerbang Sekretariat Negara.
Wanto mengaku ingin bertemu Presiden Prabowo Subianto secara langsung dan melihat pejabat negara lainnya. Dia juga ingin mendapat sembako.
"Pastinya dong (mau ketemu Presiden RI). Dua-duanya (silaturahmi dan sembako) Semuanya paket komplet, pengen lihat pejabat juga. Semuanya," tuturnya.
Sejumlah warga antusias menghadiri gelar griya atau open house yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Sabtu (21/3/2026) (Liputan6.com/Lizsa Egeham)
Sementara itu, warga lainnya bernama Septi mendapatkan informasi open house saat salat tarawih di Masjid Istiqlal. Dia sengaja hadir halal bihalal di Istana untuk mendapatkan sembako.
"Infonya ada sembako. Makanya ibu ke sini," ujarnya.




