Jakarta: Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) menyebut Idulfitri 1447 H merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dengan mempererat silaturahmi. Pesan itu disampaikan JK usai mengikuti salat Id di Lapangan Masjid Agun Al Azhar, Jakarta.
JK mengingatkan umat Islam untuk memanfaatkan hari raya sebagai ajang mempererat hubungan sosial dan kebangsaan. "Ini kesempatan kita semua, khususnya umat Islam, untuk menjaga persatuan dan silaturahmi, serta bersama-sama memajukan bangsa dan negara,” kata JK dikutip dari Antara, Sabtu, 21 Maret 2026.
JK bersyukur perayaan Idulfitri di Indonesia berlangsung kondusif dan lancar. Seperti pelaksanaan Shalat Idulfitri di Jakarta didukung cuaca yang bagus.
Baca Juga :
Ketua MPR: Idulfitri Sebagai Momentum Perkuat Persaudaraan BangsaDalam kesempatan tersebut, JK juga menyinggung kondisi di sejumlah negara Islam, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang tengah menghadapi berbagai persoalan. Menurut dia, situasi tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga kerukunan di dalam negeri.
“Kita di Indonesia harus menjaga persatuan itu. Kita juga mendukung dan mendoakan saudara-saudara kita di negara lain agar dapat kembali bersatu," sebut JK.
Ilustrasi Hari Raya Idulfitri. Foto: Freepik.
JK menambahkan, momentum Idulfitri tahun ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dan solidaritas. Baik di tingkat nasional maupun global.
Dalam pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Lapangan Masjid Agung Al Azhar tersebut juga dihadiri Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Prabowo, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqie. Para tokoh tersebut tampak larut dalam suasana keakraban dan silaturahmi Lebaran.




