Prabowo Ungkap Rencana Pembangunan Deretan Pabrik Berbasis Komoditas Unggulan

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MEDAN — Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena menyusutnya kelas menengah dan meningkatnya potensi keresahan sosial (social unrest) akibat dominasi lapangan kerja informal.

Dia menegaskan bahwa solusi utama dari persoalan tersebut adalah percepatan industrialisasi dan transformasi ekonomi nasional.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis senior dan pakar di kediamannya di Hambalang, Bogor, Kamis (19/3/2026).

Dalam diskusi, disampaikan bahwa dalam periode 2019–2024, mayoritas lapangan kerja yang tercipta bersifat informal dengan upah relatif rendah, bahkan diisi oleh tenaga kerja terdidik. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu ketidakpuasan sosial, apalagi di era media sosial yang memperlihatkan kesenjangan secara nyata.

Menanggapi hal itu, Prabowo mengakui bahwa fenomena tersebut menjadi perhatian serius pemerintah.

“Saya sendiri yang menyampaikan bahwa kelas menengah kita turun. Itu yang menohok saya. Berarti ada yang salah dengan sistem,” ujarnya.

Baca Juga

  • Usai Salat Id, Prabowo Bagikan Sembako & Beri Pesan Idulfitri ke Warga Aceh Tamiang
  • Prabowo: Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Hampir 100%
  • Presiden Prabowo Tunaikan Salat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang, Didampingi Teddy dan Tito

Prabowo menegaskan bahwa pendekatan yang ia usung bukan sekadar pembangunan, melainkan transformasi ekonomi secara menyeluruh.

“Saya tidak bicara lagi pembangunan bangsa, saya bicara transformasi bangsa,” katanya.

Menurutnya, salah satu akar masalah adalah deindustrialisasi dan praktik ekspor bahan mentah yang membuat nilai tambah tidak dinikmati di dalam negeri.

Oleh karena itu, pemerintah mendorong kebijakan hilirisasi untuk mengolah sumber daya alam menjadi produk bernilai tinggi di dalam negeri.

“Kita tidak boleh ekspor bahan mentah lagi. Kita harus olah menjadi produk industri bernilai tinggi. Di situlah anak-anak muda kita bisa bekerja,” tegasnya.

Target Bangun Ratusan Pabrik

Prabowo mengungkapkan pemerintah telah menyiapkan peta jalan industrialisasi, termasuk pembangunan ratusan pabrik berbasis komoditas unggulan nasional.

Dia mencontohkan potensi besar Indonesia di sektor kelapa, kopi, hingga mineral seperti bauksit yang dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti aluminium untuk industri otomotif.

“Kita punya semua bahan untuk bikin mobil, tapi kita belum jadi produsen utama. Ini yang harus kita ubah,” ujarnya. 

Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak hanya ingin menciptakan lapangan kerja, tetapi juga pekerjaan yang layak (decent jobs) dengan nilai tambah tinggi.

Menurutnya, industrialisasi menjadi kunci untuk menyerap tenaga kerja terdidik secara optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan.

“Yang sekarang ini, is actually to win time, to win time, win time adalah, Kita harus hilangkan kemiskinan, Bahwa, Kelas menengah turun, Saya yang ungkapkan, Saya ungkapkan di mana-mana, Itu yang menohok saya,” tuturnya. 

Selain industri, Prabowo juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pendidikan, khususnya bidang sains dan teknologi (STEM). Ia mengungkapkan rencana pembangunan 10 universitas baru lengkap dengan fakultas kedokteran dan rumah sakit riset.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kekurangan tenaga profesional, termasuk dokter yang saat ini masih jauh dari kebutuhan nasional.

“Kita kekurangan sekitar 120.000 sampai 140.000 dokter. Kalau tidak ada langkah drastis, butuh belasan tahun untuk menutup kekurangan itu,” jelasnya.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi saat ini menjadi momentum untuk melakukan perubahan sistem secara mendasar agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas dan inklusif.

“Pertumbuhan ada, tapi orang miskin bertambah dan kelas menengah berkurang. Itu tanda ada yang harus kita perbaiki,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masyarakat Umum Bisa Datang ke Istana Presiden saat Open House Lebaran
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
Rehat Selama Libur Lebaran, Program MBG Bakal Lanjut Lagi Mulai 31 Maret 2026
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ini 5 Etika Bertamu Saat Lebaran yang Perlu Diketahui
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Didampingi Mualem Sholat Id di Masjid Darussalam Aceh
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Ledakan Petasan saat Malam Takbiran di Jombang, 3 Anak Luka Parah
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.