Hukum Ziarah Kubur saat Lebaran Dalam Islam, Apa Kata Ulama?

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Lebaran tidak hanya menjadi momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat, tetapi juga menjadi saat refleksi spiritual bagi setiap muslim. Tradisi yang melekat di Indonesia adalah mengunjungi makam keluarga, guru, atau sahabat. 

Aktivitas ini bukan sekadar rutinitas budaya, melainkan juga memiliki dasar syariat dan manfaat mendalam bagi kehidupan spiritual.

Baca Juga :
Gaya Lucinta Luna Pakai Sarung dan Peci saat Salat Idul Fitri Jadi Sorotan, Netizen: Semoga Istiqomah
Dukung Perjalanan Finansial Pekerja Migran Indonesia, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026

Selain itu, ziarah kubur dapat menjadi pengingat akan nilai kehidupan, kematian, dan pahala dari doa yang dipanjatkan untuk orang-orang yang telah meninggal. Aktivitas ini bisa dijadikan sarana menenangkan hati, meningkatkan rasa empati, serta mempererat silaturahmi antar keluarga yang masih hidup.

Hukum Ziarah Kubur Dalam Islam

Secara bahasa, “ziarah” berarti berkunjung, sedangkan istilah ziarah kubur mengacu pada kunjungan ke makam orang yang telah meninggal dengan tujuan mendoakan mereka, membaca Al-Qur’an, atau bertabarruk. 

Ziarah bukan hanya bermanfaat bagi orang yang telah wafat, tetapi juga membawa kebaikan dan ketenangan bagi yang menziarahi.

Di Indonesia, tradisi berziarah saat Hari Raya, seperti Idul Fitri dan Idul Adha, sudah umum dilakukan. Namun, banyak yang bertanya apakah ziarah pada hari raya ini sesuai dengan syariat Islam? 

Berikut jawabannya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Sabtu, 21 Maret 2026.

Menurut Al-Mausu’atul Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, ziarah pada hari raya sangat dianjurkan. Disebutkan:

تُسْتَحَبُّ فِي الْعِيدِ زِيَارَةُ الْقُبُورِ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَهْلِهَا وَالدُّعَاءُ لَهُمْ، لِحَدِيثِ: "نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا. وَفِي رِوَايَةٍ: فَإِنَّهَا تُذَكِّرُ الآْخِرَةَ

Artinya: “Dianjurkan pada hari raya untuk ziarah kubur, mengucapkan salam kepada ahli kubur, dan mendoakan mereka, berdasarkan hadits: ‘(Dahulu) aku (Rasulullah) melarang kalian berziarah kubur, maka (sekarang) berziarahlah’. Dalam riwayat yang lain, ‘(Ziarah) bisa mengingatkan pada akhirat.” (Kementrian Wakaf dan Urusan Keislaman, Al-Mausu’atul Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, [Kuwait: Dar As-Shafwah: 1984], juz XXXI, halaman 268).

Dengan dasar tersebut, tradisi ziarah kubur di Indonesia merupakan praktik yang baik dan dianjurkan, sekaligus sarana mendoakan almarhum dan memperoleh pahala bagi yang menziarahi. Ziarah juga menjaga nilai-nilai kebaikan dan silaturahmi antar keluarga yang masih hidup.

Manfaat Ziarah Kubur Bagi Hidup dan Akhirat

Ziarah kubur memberikan manfaat bagi orang yang telah meninggal maupun bagi yang berziarah. Syekh Amin Al-Kurdi Al-Irbili (wafat 1332 H) menjelaskan dalam kitabnya:

Baca Juga :
Tanpa Ribet, Kirim THR Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo
Hati-hati! Ini 7 Kebiasaan saat Lebaran yang Bikin Berat Badan Naik
Presiden Palestina: Idul Fitri Jadi Momentum Wujudkan Kemerdekaan dan Perdamaian

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Syahdu Umat Muslim Salat Id di Sekitar Gereja Jatinegara
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Instruksikan Jajaran Siaga Antisipasi Bencana saat Libur Lebaran
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Pakar FKUI Mengingatkan Penderita Autoimun Waspada Kambuh Saat Lebaran 1447 Hijriah
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo Akan Shalat Id di Aceh Tamiang Sekaligus Cek Pemulihan Pascabencana
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Menpora Erick Thohir Ajak Masyarakat Kembali ke Hati Bersih di Momen Idul Fitri 1447 H
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.