Tidak Berlaku untuk Semua Sektor, Pemerintah Kaji WFH 1 hari dalam Seminggu

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan rencana kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam seminggu kemungkinan akan mulai diterapkan setelah Lebaran, namun hanya berlaku untuk sektor tertentu.

Prasetyo menegaskan kebijakan tersebut tidak akan berlaku untuk semua sektor, terutama sektor pelayanan publik, industri, dan perdagangan.

“Iya. Dan perlu saya luruskan juga ya bahwa berlakunya nanti kan untuk sektor-sektor tertentu ya. Jadi supaya tidak disalahpahami bahwa misalnya sektor yang berbentuk pelayanan, sektor industri, perdagangan tentu itu kan mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan-kebijakan tersebut. Makanya minta waktu untuk itu kita matangkan,” kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Efisiensi Energi, WFH Masuk Opsi Penghematan

Ia juga mengatakan pemerintah masih merumuskan kebijakan tersebut, termasuk mengantisipasi dampaknya terhadap sektor ekonomi informal seperti UMKM.

“Iya ini kan tadi sudah dijelasin baru digodok, baru dirumuskan. Tentu itu pasti kita pikirkan,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, pemerintah masih mematangkan kebijakan tersebut sebelum diumumkan secara resmi kepada masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mahmoud Abbas Berharap Idulfitri Jadi Momentum Wujudkan Kemerdekaan Palestina
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tips Diet Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Rayakan Lebaran, Ridwan Kamil Memohon Dibukakan Pintu Maaf, Kirim Doa untuk Penyebar Hoaks
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Seribuan Warga Muhammadiyah Ikuti Shalat Id di Halaman RS Roemani Semarang
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Jakarta Sepi Jelang Lebaran, Driver Taksi Online Justru Kebanjiran Order
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.