Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri selama 2 jam di Istana Merdeka pada Kamis, 19 Maret 2026. Prabowo-Megawati saling bertukar pandangan dan berbagi pengalaman saat memimpin.
"Hampir kurang lebih pertemuan dua jam banyak yang didiskusikan, banyak yang saling bertukar pandangan karena bagaimanapun kan Ibu Mega juga pernah menjadi wakil presiden, pernah juga menjadi presiden, tentunya memiliki pengalaman-pengalaman," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Advertisement
Mensesneg mengatakan setiap presiden memiliki tantangan yang berbeda saat menjabat. Prabowo terbuka menerima masukan serta berbagai pengalaman untuk kemajuan bangsa dan negara.
"Tetapi sebagai seorang pemimpin tentu baik sekali untuk bisa saling memberikan masukan dan berbagi pengalaman demi kemajuan bangsa dan negara kita," ujarnya.
Salah satu hal yang dibahas Prabowo dan Megawati yakni isu geopolitik global. Namun, Prasetyo tak menjelaskan secara rinci apa saja yang dibahas Prabowo dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) itu.
"Iya (bahas isu geopolitik)," ucap Prasetyo.




